Scroll untuk baca artikel
POLICELINE.ID

Buku ‘Cawe-cawe Jokowi’ Karya SBY Kembali Diungkit usai AHY Dapat Jatah jadi Menteri

Avatar photo
105
×

Buku ‘Cawe-cawe Jokowi’ Karya SBY Kembali Diungkit usai AHY Dapat Jatah jadi Menteri

Sebarkan artikel ini

Maduraexpose.com- – Buku bersampul merah tahun 2023 yang berisi kritik Soesilo Bambang Yudhoyono SBY pada Jokowi kembali mencuat usai Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dilantik menjadi Menteri ATR/BPN mulai hari ini.

Pelantikan AHY, putra sulung SBY ini mengakhiri sikap oposisi Demokrat pada Jokowi selama 9 tahun.

Sah! Jokowi Lantik Hadi Tjahjanto sebagai Menkopolhukam dan AHY sebagai Menteri ATR/BPN

Ya, partai Demokrat selama ini kerap memberikan kritik pedas kepada pemerintahan Jokowi. Sikap Demokrat berubah setelah Anies Baswedan tak mengajak AHY jadi cawapres.

Ayah AHY, presiden ke-6 SBY bahkan sempat merilis buku dengan cover merah dengan judul ‘Pilpres 2024 dan Cawe-cawe Presiden Jokowi’. Buku yang terbit sekitar Juni 2024 itu kemudian jadi gunjingan publik. Salah satu penggiat sosial media, Jhon Sitorus lewat akun twitter mengingatkan kembali memori orang-orang tentang buku tersebut.

Ia pun menyarankan agar buku tersebut baiknya ditarik dari peredaran. “Belum setahun buku ini terbit, sepertinya peredarannya harus segera ditarik secara massif,” kicau Jhon.

“Berbahaya untuk kesehatan mental AHY nantinya. Lucu sekali tontonan politik ini,” tambahnya.

Memang mengapa buku merah SBY itu harus ditarik? Apa saja isinya?

Pada 26 Juni 2023, Presiden ke-6 SBY merilis buku dengan judul Pilpres 2024 dan Cawe-cawe Presiden Jokowi. Buku ini dirilis di kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta. Kala itu, Herzaky Mahendra Putra sebagai jubir Partai Demokrat mengatakan bahwa buku tersebut untuk menambah wawasan para kader Demokrat untuk memahami situasi di Pemilu 2024.

------------------------