Madura Expose–Setelah Ribuan guru honorer K2 (kategori dua) melakukan aksi mogok ngajar,kini giliran Sumenep yang akan melakukan aksi besar-besaran.

Ridwan Sutarjo, salah satu guru honorer yang tergabung dalam Forum Kategori Honorer 2 (FKH2I) membenarkan adanya rencana aksi besar-besaran tersebut, yang akan digelar besok, Kamis 20/9/2018.

“Barusan teman-teman rapat persiapan aksi unjuk rasa besok Mas. Ribuan guru honorer akan turun jalan menentang kebijakan rekrutmen CPNS 2018,” beber Ridwan Sutarjo kepada Redaksi Madura Expose, Rabu dini hari, (19/9/2018).

Jumlah naga guru sebanyak 1.401 orang dan 365 orang tenaga administrasi.Aksi mogok yang dimulai hari ini (18/9) sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah terkait rekrutmen CPNS 2018.

Menurutnya,ada sekitar 1760 tenaga guru yang akan ikut aksi.

“Rinciannya, sebanyak 1.401 guru honorer dan 365 orang tenaga administrasi,”tutup Ridwan.

Sebelumnya, Ribuan guru honorer K2 (kategori dua) melakukan aksi mogok ngajar. Aksi mogok yang dimulai hari ini (18/9) sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah terkait rekrutmen CPNS 2018.

Koordinator Daerah (Korda) Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Kabupaten Banyuwangi Hj Anis Akhodiyah mengungkapkan, berdasarkan hasil rapat bersama PGRI diputuskan melakukan aksi mogok. Aksi mogok ini dilakukan serentak di 25 kecamatan. (sap/fer)

HotNews:  Keras! Takmir Masjid Tegur Bupati Sumenep dan Bubarkan Rapid Test