MADURA EXPOSE—Di saat polisi tengah menyelidiki kasus kematian Wayan Mirna Salihin kini beredar rekaman diduga suara para saksi kematian wanita cantik berusia 27 tahun tersebut. Dalam rekaman suara berdurasi 15 menit lebih tersebut terdengar suara yang diduga manajer kafe Olivier, tempat Wayan Mirna Salihin dan dua temannya meminum kopi, serta suara ayah Mirna, Dermawan Salihin.

Dalam rekaman tersebut dugaan kuat mengarah ke salah satu teman Mirna yang memesan kopi sebelum Mirna datang. “Minuman ini datang diantar oleh staf kita. Sebelum diantar ke mejanya, diakan datang pesan sendiri, tapi dia mau tutup bill. ‘Saya mau bayar sekarang’. Padahal minumannya belum dibuat,” jelas suara seorang wanita yang diduga manajer kafe Olivier.

Seperti telah diberitakan sebelumnya bahwa kopi yang diminum oleh Mirna sudah dipesankan terlebih dulu oleh temannya yang bernama Jessica Kusuma Wongso. “Dia (Jessica) datang ke area kasir untuk bayar. Padahal minumannya belum dibuat. Yang mana itu jarang sekali terjadi. Kemudian dia kembali ke meja. Dia sudah memposisikan minuman ini ke tempatnya masing-masing,” tambah wanita tersebut.

Selain suara manajer kafe Olivier, ada suara pria yang diduga adalah ayah dari Wayan Mirna Salihin, Dermawan Salihin. “Kenapa anak saya ngomong,’lho ini kok kopi baunya jamu, nggak layak dijual?’ terus saya suruh mantu saya yang bule Belanda, saya suruh beli, coba sama nggak, ternyata nggak,” ujar pria diduga Dermawan Salihin.

Dari suara percakapan beberapa orang yang kini beredar tersebut sangat jelas terlihat bahwa kematian Wayan Mirna Salihin sangatlah tak wajar. Apalagi hasil otopsi menemukan bahwa tubuh Mirna kemasukan zat yang bersifat korosif, seperti sianida. Di bawah ini adalah rekaman diduga suara para saksi kematian Wayan Mirna Salihin.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

[]
[bintang/istimewa]