Scroll untuk baca artikel
POLICELINE.ID

Benny Rhamdani : Jika Prabowo Maksa Berkuasa, Sumbu Revolusi Akan Tersulut

Avatar photo
177
×

Benny Rhamdani : Jika Prabowo Maksa Berkuasa, Sumbu Revolusi Akan Tersulut

Sebarkan artikel ini

Maduraexpose.com– Ribuan aktivis menggeruduk Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/2/2024). Mereka tergabung dalam Aktivis Lintas Generasi Tegak Lurus Reformasi, hendak ‘menjaga’ Istana agar tak diduduki oleh pelanggar HAM.

Ketua Umum Barisan Rakyat Indonesia Kawal Demokrasi (Barikade) 98, Benny Rhamdani mengatakan, para aktivis ingin menjaga sakralitas istana, sebagai simbol kedaulatan rakyat.

Menurut dia, istana tak boleh dimasuki oleh orang yang cacat sejarah, cacat kejahatan kemanusiaan, cacat moral.

“Kami akan jaga, kami akan barikade,” ujar Benny kepada wartawan di sela kegiatan aksi masa.

Pelanggar HAM yang dimaksud Benny dan para aktivis, ialah Prabowo Subianto. Mereka tak ingin Prabowo memasuki Istana Negara, memimpin bangsa, usai memenangkan Pemilu Presiden (Pilpres) 2024. Sebab, Prabowo telah melakukan tindak pidana pelanggaran HAM.

“Prabowo dinyatakan melakukan tindak pidana dalam keputusan Dewan Kehormatan Perwira, ada 10 poin, di butir c dikatakan Prabowo melakukan tindak pidana penghilangan kemerdekaan dan penculikan kepada aktivis yang dilakukan oleh satgas Tim Merpati dan satgas Tim Mawar yang dipimpin oleh Prabowo,” papar Benny.

Meski sudah dinyatakan bersalah oleh internal TNI, lanjut dia, Prabowo tak diproses secara hukum. Negara, kata Benny seakan-akan dibuat takluk oleh mantan Danjen Kopassus itu.

“Hingga hari ini, hukum tidak pernah menyentuh Prabowo. Rekomendasi DPR sudah dikeluarkan, rekomendasi Komnas HAM juga sudah dilakukan. Tapi, negara seolah-olah takluk kepada seorang Prabowo,” tutur Benny.

------------------------