ist/net

MADURAEXPOSE.COM–BRONDONG alias lelaki muda bagaikan penawar dahaga para tante kesepian. Mereka akhirnya berkolaborasi. Si tante dapat kepuasan, si brondong dapat kekayaan.

Angan-angan masa depan yang cerah lengkap dengan kehidupan yang bahagia semua tersaji di Jakarta. Karena itulah, Iyas, 19 (brondong dengan nama samaran) memilih hidup di Jakarta.

Ya, sebagai anak muda, jiwa Iyas masih bergelora. Membara. Penuh dengan cita-cita.

Dia pun meninggalkan kota asalnya, Cilegon, Banten dengan segudang harapan. Jadi laki-laki yang mapan.

Usai menamatkan pendidikan menengah atas di Cilegon, Iyas hijrah ke Jakarta.

Awalnya, pria kelahiran 16 Mei 1996 itu punya motivasi untuk belajar menuntut ilmu di salah satu kampus kenamaan di Jakarta Barat. Namun, seiring berjalannya waktu, jiwa mudanya pun bergolak. Mencari kesenangan duniawi. Cari santapan birahi.

“Yang muda yang berapi-api,” kata Iyas saat ditemui Jawa Pos (induk JPNN) di salah satu kedai kopi di Jakarta.

Badan Iyas, tinggi kekar. Brewoknya yang tercukur rapi menjauhkannya dari kesan anak muda. Padahal dia masih 19 tahun. “Berpenampilan bak pria dewasa yang maskulin harus dimunculkan untuk mendapatkan mangsa,” kata Iyas. (kar/nar)

PMONLINE

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM