Debat Kandidat Pilkada Kab Sumenep di Kampus STKIP Sumenep, Sabtu Malam 28-11-2015. (Relawan Sumekar)

MaduraExpose.Com— Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur temukan adanya lima Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Pasuruan yang mengalami kotak suara tertukar dengan kotak suara dari desa lain.

“Terkait temuan ini, saya sudah instruksikan untuk menghentikan sementara proses coblosan di lima TPS tersebut,” kata Sri Sugeng Pujiatmiko, Komisioner Bawaslu Jawa Timur, Rabu (9/12/2015).

Langkah selanjutnya, kata dia, kotak suara di lima TPS tersebut harus ditukar kembali. Penukaran harus dilakukan karena berkaitan dengan nama-nama DPT yang sudah terdata di masing-masing kotak suara.

Bagi yang sudah telanjur menggunakan hak pilihnya, Bawaslu menjamin tetap akan mengesahkan suara tersebut, dengan catatan akan dilakukan pengecekan apakah yang bersangkutan benar-benar masuk ke dalam DPT atau tidak.

“Namun jika ditemukan ada pemilih di luar DPT, maka akan dicek ulang dan bisa saja di lima TPS tersebut akan dilakukan pencoblosan ulang,” kata Sri Sugeng.

Sementara itu selain kotak suara tertukar, Bawaslu Jawa Timur juga menemukan adanya pemilih di Kabupaten Pasuruan yang menggunakan hak pilihnya di luar TPS dimana dia terdaftar di DPT.

“Untuk Pasuruan, Bawaslu sudah merekomendasikan untuk mencoret nama pemilih di DPT asal, kemudian mengesahkan hasil pilihannya di TPS dia menggunakan hak pilihnya,” kata dia.

Dalam kesempatan ini, Sugeng juga memastikan jika secara keseluruhan proses pencoblosan di 19 kabupaten/kota di Jawa Timur sejak pagi hingga siang ini berjalan normal dan tanpa adanya kendala berarti.

(fik/iss/ipg/ssN)

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM