MADURAEXPOSE.COM–Ditengah konsentrasi umat Islam mengikuti perkembangan gelar perkara kasus dugaan dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta non aktif, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Mabes Polri, Jakarta Selatan, melalui media massa, namun di Sumenep dihebohkan dengan pembongkaran sebuah kuburan oleh pihak Polres Sumenep, Madura,Jawa Timur.

Informasi yang dihimpun Maduraexpose.com menyebutkan, dibongkarnya kuburan bayi berjenis kelamin laki-laki di Pemakaman Umum Desa Batuampar, Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep, itu untuk kepentingan penyelidikan, karena bayi yang dikubur kemarin itu diduga dari hasil hubungan gelap. Sebelum dikuburkan, bayi laki-laki tersebut ditemukan di dalam sungai tak jauh dari lokasi pemakaman.

Selain itu, pihak Polres juga mengamankan sejumlah barang bukti (BB) beurpa sarung warna hijau dengan motif kembang dan tas kresek berwarna merah.

“Pembongkaran kuburan ini disaksikan oleh pihak apara desa setempat dan Forpimka,” terang Mulyadi, salah satu warga Guluk-Guluk kepada awak media, Selasa 15 Nopember 2016.

Sementara pihak Polres menyebutkan, pembongkaran itu untuk kepentingan utopsi bayi laki-laki tersebut. Berdasarkan hasil analisa dokter polisi (dokpol) Polres Sumenep yakni, dr Bisri yang melibatkan dokter Puskesmas Kecamatan Guluk-guluk, dr. As’ad Zainudin, pihaknya menemukan adanya luka lecet pada bagian tubuh bayi nahas tersebut.

“Setelah diutopsi, mayat bayi laki-laki itu akan dikubur kembali”, ujar Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Hasanudin kepada awak media, Selasa.

[Arbania/dbs]

HotNews:  Belum Cukup Kursi, Paslon Pilkada dari PDI Perjuangan Rawan Diganti