MADURAEXPOSE.COM–Sudah menjadi tugas polisi jika harus memerangi praktek prostitusi dari wilayahnya

Tetapi tidak bagi polisi yang satu ini.

Polisi ini malah membiarkan istrinya menjual diri sebagai pekerja seks komersial atau pelacur.

Ya, polisi metropolitan London bernama PC Scott Frost memang memberikan lamu hijau pada istrinya, Sarah Jane untuk ‘menjajakan diri’.

Dia mengatakan tidak ada konflik kepentingan antara pekerjaannya dengan apa yang dilakakn istrinya.

Dia pun mengklaim telah mendapatkan izin dari kesatuannya.

Sarah Jane memang dikenal sebagai pelacur kelas atas dengan tarif Rp 2,1 juta per jam.

Dia juga telah membuat ratusan film porno.

“Saya suka seks dan saya senang bertemu orang baru,” kata Sarah di sebuah situs dewasa yang dikutip dari metro.co.uk.

Kepada seorang reporter yang mewawancarainya di BIrmingham, Sarah yang berasal dari Kota Lancashire mengaku telah memasang tarif untuk pekerjaannya ini.

Jika hanya setengah jam, dia mematok harga Rp 1,3 juta, lebih mahal jika harus satu jam yang hanya Rp 2,1 juta.

Sarah juga siap melayani tamunya yang hanya mampu membayar RP 981 ribu tanpa diperkenankan menyentuh tubuhnya.

Pekerjaan itu telah dilakoninya selama empat tahun, sedangkan film porno telah dibuatnya sejak sepuluh tahun lalu.

Sarah menikah dengan PC Frost pada bulan Agustus 2015 dan sekarang tinggal di Kent bersamanya.

PC Frost menyadari pekerjaan istrinya. Bahkan keluarga dan teman-temannya tahu hal itu.

PC Frost, yang telah menjadi polisi selama 15 tahun, mengatakan tidak ada masalah dengan itu.

“Jika ada masalah, saya tentu tidak akan punya pekerjaan kan ?,” katanya.

Dengan lampu hijau yang diberikan suaminya ini, Sarah merasa aman.

“Saya pikir banyak PSK maju jika mereka tidak takut respon polisi. Saya pikir kita semua akan lebih aman,” pungkasnya.

=

(Tribun Bali / Mirror)

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM