Aneh, Puluhan Wartawan Tak Lihat Tahanan Kasus Raskin

Terbit: 30 November 2016 | 15:58 WIB

MADURAEXPOSE.COM–Ada yang terasa aneh, saat puluhan wartawan meliput kunjungan Wakil Bupati Sumenep kemarin di Rumah Tahanan (Rutan) Klas II B Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Pasalnya, kalangan awak media mengaku tidak melihat Kepala Desa (Kades) Guluk-Guluk yang sebelumnya ditahan penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep terkait dugaan kasus penyelewengan raskin Desa Guluk-Guluk, Sumenep.

“Aneh, kami tidak melihat Kepala Desa Guluk-Guluk di Rutan. Hanya Siti Aminah, Baharudiin mantan Ketua PPP Sumenep dan sejumlah tahanan lainnya,” ujar Bahri, salah satu wartawan online Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu 30 Nopember 2016.

Karena merasa ada sedikit keganjilan, awak media berinisiatif melihat Kades Guluk-Guluk yang berstatus tersangka dan dinyatakan sudah ditahan sebelumnya ke ruang tahanan milik Kejari Sumenep.

“Namun disana kami juga tidak melihat,” timpal Junaidi, wartawan media online yang lain.

Sebelumnya penyidik di korps Adhiyaksa memperpanjang masa penahanan Kades Ikbal dengan alasan untuk melengkapi berkas tersangka. Saat ini, tersangka masih meringkuk di Rumah Tahanan Negara Kelas II B Sumenep, Madura, Jawa Timur.

“Perpanjangan penahanan tersangka menjadi 40 hari. Kami lakukan untuk melengkapi berkas-berkasnya,” terang Kasi Intel Kejari Sumenep, Rahadian Wisnu, Senin baru-baru ini kepada awak media.

Didesak hal apa saja yang dibutuhkan pihak penyidik Kejari, Wisnu enggan membeberkan dengan dalih rahasia internal. Namun pihaknya memastikan, ada beberapa keterangan tersangka yang masih dibutuhkan penyidik.

“Mengenai kekurangan dalam pemberkasan tersangk, ini rasia penyidik. Mohon maaf, kami tidak bisa membeberkan,” dalihnya didepan awak media. [Ferry/Tim]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *