Ilustrasi orang pegang celurit/net

MADURAEXPOSE.COM, SUMENEP–Seorang Kepala Desa di Kecamatan Manding, Sumenep dilaporkan Wartawan ke Mapolres Sumenep karena diduga melontarkan kata-kata kotor bernada ancaman saat hendak dimintai konfirmasi terkait proyek jutaan rupiah yang diduga bermasalah.

Pelapor tinggal di Desa Kacongan, Kecamatan Kota Sumenep menunjukkan tanda bukti laporan dengan nomor TBL-B/LP-B/161/VII/RES.1.24./2020/RESKRIM/SPKT Polres Sumenep tertanggal 23 Juli 2020.

Laporan korban telah dibuatkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang tertuang dalam surat tanda bukti lapor yang ditandatangani oleh Bripka Arief Miftana bagian SPKT Polres Sumenep itu menyebutkan, peristiwa tindakan melawan hukum oleh oknum Kades di Kecamatan Manding tersebut terjadi pada Selasa, 14 Juli 2020 sekira pukul 17.00 Wib.

Saat itu pelapor bersama tiga temannya mendatangi rumah oknum kades dimaksud dengan tujuan silaturrahmi dan menanyakan mengenai pekerjaan proyek pembangunan tembok penahan tebing.

Namun, kedatangan pelapor dan dua rekannya disambut tidak sopan oleh oknum Kades tersebut. Bahkan, dalam keterangan pelapor, pihak terlapor melontarkan perkataan yang tidak pantas seperti sebutan anjing.

Merasa diperlakukan tidak manusiawi, korban melaporkan oknum Kades berinisial “S” tersebut dengan tuduhan melanggar pasal 335 ayat (1) ke 2 dan pasal 310 ayat (1) KUH Pidana. [fer]