Kisis air berlangsung di Pamekasan. Sejuamlah warga terpaksa numpang kebutuhan air di luar desa mereka dengan jarak tempuh yang sanagt jauh (Foto:Addarori/MaduraExpose.com)

Sampang (maduraexpose.com) – Pelayanan Perusahaan daerah air minum (PDAM) unit Camplong di keluhkan oleh pelanggannya karena selama 4 bulan terakhir sering mati.

Saatmaduraexpose.com konfirmasi ke pelanggan PDAM Unit Camplong menuturkan selama 4 bulan air untuk kebutuhan sehari-hari mati, sehingga untuk mandi,cuci dan minum masih minta ke tetangga itupun air sumur.

“Yang saya kesal mas, selama 4 bulan masih di tagih untuk bayar beserta dendanya”, ujar Ummiyah warga Desa Banjar Talelah, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura.Jum’at (3/10/2014)
Keluhan yang sama disampaikan pelanggan PDAM bernama H.Jauhari.

Selama 4 bulan air PDAM dirumahnya mati. Pihaknya sudah melaporkan hal tersebut kepihak terkait, namun hingga saat ini air belum berfungsi hingga menghambat kebutuhan sehari-hari.

Hasil konfirmasi MaduraExpose.com kepada Hoiri, Kepala PDAM Unit Camplong di kantornya menjelaskan, pihaknya mengakui adanya keluhan pelanggan dan kerusakan disebakan oleh kerusakan di sumber Parjjan.

Selain itu, matinya saluran air kerumah pelanggan karena pipa di daerah Desa Tambaan Camplong bocor. Pihkanya berjanji untuk segera melakukan perbaikan secepatnya. Sementara bagi pelanggan yang kurang lancar aliran air PDAM, disarankn memasang alat penyedot air.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

“ Selama 24 jam ini, PDAM Unit Camplong akan membagi 3 lokasi pembagian air. Jadi, gantian yang airnya hidup” ujarnya. (ms/fer).