3 Hari di Malang, 453 Linmas Sumenep ‘Diupah’ Rp 75 Ribu

0
1676
Ist. Latihan Linmas

Sumenep, MaduraExpose.com- Meski pelatihan pelindung masyarakat (Linmas) di Kota Malang sudah selesai pada 26 Nompember lalu, namun kenangan pahit dari ratusan peserta sulit di lupakan begitu saja.

Ist. Latihan Linmas
Ist. Latihan Linmas
Abdurrahman, salah satu peserta Linmas asal Desa Sabuntan, Kecamatan Sapeken, Sumenep, menceritakan pengalaman pahitnya ke tika di minta ikut pelatihan Linmas di Malang selama kurang lebih tiga hari, yakni terhitung mulai tanggal 24-26 Nopember lalu.

“Dari Kabupaten Sumenep yang di ikutkan pelataihan Linmas di malang sebanyak 453 orang Mas, termasuk saya sendiri. Teman-teman mengira uang sakunya minimal Rp 750 ribu, eh nggak taunya malah cuma Rp 75 ribu per orang selama tiga hari”, ujar Abdurrahman (23), peserta pelatihan Linmas asal Pulau Sapeken Sumenep saat berbincang dengan MaduraExpose.com kemarin.

Sebelumnya, pelatihan para Linmas ini di lakukan pelepasan (Pembukaan) di halaman Pendopo Pemkab oleh Bupati Sumenep A. Busyro Karim dan sejumlah pejabat Forpimka, termasuk Wakil Komandan Batalyon Komando 464 Paskhas Mayor Psk Verial Tunruribela beserta para pelatih dari Yonko 464 Paskhas.

Sementara Kabid Linmas Kesbangpol Sumenep, Tega Subiyanto membenarkan ‘uang saku’ ratusan Linmas asal Kabupaten Sumenep tersebut hanya di jatah Rp 75 ribu per orang selama tiga hari.

“Jatahnya memang segitu Mas, itu ada MoU nya. Jadi tiap hari setiap Linmas yang ikut pelatihan ke Malang memang di jatah Rp 25 ribu per hari. Kami tidak melakukan pemotongan apapun”, sanggahnya melalui saluran telpon yang di terima redaksi MaduraExpose.com, Selasa.

(fer)