Ketua Tim Advokasi dan Hukum LBH IAA Siap Kawal Kejari Sumenep Tuntaskan Kasus BOP Annuqayah

0
358
Syfrawi,SH/net

Sumenep (Maduraexpose.com)– Syafrawi,SH, Ketua Tim Advokasi dan Hukum LBH IAA- Ikatan Alumni Annuqayah mendukung kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) dalam penuntasan kasus BOP Annuqayah yang sempat mengundang geram kalangan alumni tersebut.

“Kami mendukung penuh Kejari Sumenep mengawal kasus BOP yg melibatkan 4 Tersangka. Dan Kami Alumni Annuqayah siap dibelakang Kejaksaan Sumenep,” ungkap Syafrawi,SH dalam keterangan tertulisnya yang diterima Maduraexpose.com via WhtasApp, Rabu 15 Juni 2022.

Sepeti diketahui kasus dugaan kasus dugaan pemalsuan dokumen Bantuan Operasional Pesantren (BOP) Pondok Pesantren Annuqayah, Guluk-guluk tersebut menyeret empat orang yang dijadikan tersangka, yakni Jamaludin (40), warga Desa Kertagens Tengah, Kecamatan Kadur, Pamekasan, Amir Hamzah (40), warga desa Panaguan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Ach. Faidi (34), juga warga Desa Panaguan, dan Haitum alias H. Anas (43), warga Desa Sentol Laok, Kecamatan Pragaan, Sumenep.

Keempatnya ditahan selama 20 hari kedepan dan masih dititipkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IIB Sumenep sejak Kamis 9 Juni 2022 lalu.

“Intinya kami mendukung penuh kejaksaan Sumenep dalam membuktikan kasus BOP yang mencatut nama Annuqayah atas 4 tersangka. Bahkan kami tim hukum IAA akan berada dibelakang kejaksaan sampai kasus BOP ini tuntas ber kekuatan hukum tetap, sebagaimana dakwaan jaksa penuntut umum,” tutup Syafrawi,SH menekankan. (dbs/fer)

BAGIKAN
www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum