Kiai Annuqayah Perintahkan Alumni Bergerak, Sinyal Buruk Kejari Sumenep

0
7144
Mobil Dinas Kepala Disperta dihalaman Kantor Kejari Sumenep.Foto: Ferry Arbania/MaduraExpose.Com

Sumenep (Maduraexpose.com)– Dalam beberapa pecan terakhir Kinerja Korps Adhyaksa di Kejaksaan Negeri -Kejari Sumenep kerap dicibir karena kinerja dinilai buruk dalam menuntaskan sejumlah kasus.

Salah satunya yang juga menjadi sorotan public mengenai kasus dugaan pemalsuan piagam idzin operasional Pondok Pesantren Annuqayah. Tak tanggung-tanggung, pengasuh mempercayakan kasus ini kepada seluruh Alumni agar ikut mengawal agar kasus tersebut tak berlarut-larut.

Bahkan Ketua Ikatan Alumni Annuqayah (IAA) yang tersebar di seluruh pelosok Nusantara ikut turun tangan mendesak Kejari Sumenep tidak main-main apalagi berbelit-belit mengani perkara yang sangat merugikan nama baik pesantren tersebut.

Abdul Azizi,N Ketua umum IAA pusat secara khusus mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Sumenep untuk menyerahkan surat dari Yayasan Annuqayah Guluk-guluk Sumenep. Perihal permohonan keberatan terkait penanganan kasus dugaan tidak pidana pemalsuan piagam idzin operasional Pondok Pesantren Annuqayah.

Surat tersebut diterima kantor kejaksaan dengan nomor: 0167/SN.03/II/2022. “Dengan diminta nya ketua umum IAA pusat untuk menyerahkan surat dari yayasan ini menjadi sinyal bahwa alumni diminta ikut terlibat mengawal kasus yang terjadi tahun 2021 lalu namun hingga saat ini perkembangannya terkesan jalan ditempat,”demikian Abdul Azis,N Ketua IAA kepada Wartawan di Sumenep, Jum’at 03 Juni 2022 lalu.

Menurut Azis, secara detil pihaknya tidak mengetahui isi dari surat tersebut karena tidak berani membaca surat yang ditandatangi ketua Pengurus Yayasan Annuqayah Kiyai M Ainul Yaqin. Pihaknya tidak memiliki wewenang untuk membuka surat yang ditujukan kepada pihak Kejari Sumenep.

“Kami tidak punya kewenangan membuka isi surat dari Pengasuh Annuqayah. Kami hanya diberi mandate untuk menyampaikan surat tersebut ke Kantor Kejaksaan Sumenep,”imbuh Azis.

Menurut Azis, jika Kiyai Annuqayah sudah turun tangan, maka hal tersebut menjadi alarm dan warning kersa bagi aparat penegak hokum di Kejari Sumenep agar tidak lagi main-main dengan kasus yang sudah dilaporkan sejak tahun 2021 silam itu.

“Kalau surat ini tidak direspos dengan bagus oleh pihak Kejari Sumenep, maka seluruh alumni Annuqayah siap pasang badan, mengawal kasus ini sampai tuntas. Kami semua tinggal menunggu intruksi dari kiyai,”tandasnya dengan nada kecewa.

IAA berkeinginan negara ini jalan. Hal itu bisa dibuktikan dengan proses hukum yang juga berjalan dengan melindungi masyarakat dan memperjuangkan keadilan.

“Untuk langkah selanjutnya alumni menunggu intruksi kiyai, dan IAA siap untuk melaksanakan apapun perintah kiyai”tutp Azis. [raz/fer]