Kekerasan Dan Pembunuhan Berlatar Belakang Pilkades Pamekasan

0
623
Ilustrasi orang pegang celurit/net

Pamekasan (Maduraexpose.com)— Belum kering duka mendalam terkait meninggalnya Miarto, salah satu Calon Kepala (Cakades) di Pamekasan, Madura, kini muncul lagi tindak kekerasan yang diduga berlatar yang sama, yakni Pilkades.

Beruntung Polisi berhasil menyeret pelaku yang diduga menyasar kepada seorang pria berusia 36 Tahun berinisial AH, Warga Dusun Tengginah Laok, Desa Batu Bintang, Kecamatan Batu Marmar, Kabupaten Pamekasan. Pelaku dan korban masih satu dusun atau istilah orang Madura satu kampong.

Pelaku AH ditangkap petugas pada 2 Maret 2022 dini hari di tempat persembunyiannya di Desa Ketapang Daya, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura.

“Pelaku menggunakan celurit saat menghabisi korban,” Kapolres Pamekasan AKBP Rogib Trianto kepada wartawan pada Jumat 4 Maret 2022.

Diterangkan Kapolres, korban Miarto yang merupakan Cakades nomor urut 5 di Desa Batu Bintang, Kecamatan Batu Marmar, Pamekasan itu dibunuh saat membonceng istrinya naik sepeda motor di kawasan Desa Ponjanan Barat, Kecamatan Batumarmar.

Sebelum dihabisi dengan menggunakan celurit, pelaku sempat memepet korban yang membonceng istrinya usai kerumah mertuanya.

Setelah dipepet dengan mobil pickup pelaku, korban yang membonceng istrinya menghentikan speda motornya. Saat itulah pelaku turun dari mobilnya dan langsung membacok korban menggunakan celurit. Pilkades di Desa Bintang, Kecamatan Batu Marmar itu sedianya akan digelar pada tanggal 23 April 2022.

Terbaru, seorang pria dianiaya di Desa Bujur Barat, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan, Madura pada Rabu malam, 20 April 2022.

Kapolsek Tamberu Pamekasan, AKP Safril Selfianto, SH. Keapda wartawan membenarkan adanya penganiayaan terhadap seorang pria tersebut. Sayangnya polisi saat dikonfirmasi wartawan belum berkenan mengungkap identitas korban penganiayaan tersebut.
Kendati demikian, AKP Safril Selfianto mengakui jika tersangka sudah dibawa ke Mapolres Pamekasan untuk penyelidikan.

“Ia betul sekali kejadian tersebut, korban sudah membaik. Tersangka yang diamankan satu orang,” terang Kapolsek kepada wartawan yeng melakukan konfirmasi keesokan harinya.

Alasan tidak mengungkap identitas korban, Kapolsek bilang perkaranya sudah ditangani pihak Polres Pamekasan.”Kami mengamankan satu buah celurit, hal itu setelah kami menerima laporan dari warga pihak Polsek Tamberu, langsung kami kelokasi untuk meredam agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

Lantas terkait dengan terjadinya penganiayaan terhadap seorang pria di Desa Bujur Barat, Kecamatan Batu Marmar, Pamekasan itu juga ada kaitannya dengan Pilkades? hal ini belum terkonfirmasi dengan pasti.

Namun salah satu media online KabarMadura menurunkan artikelnya dengan judul:Memasuki Pilkades Serentak, Warga Bujur Barat Pamekasan Alami Penganiyaan. Untuk mengeathui kebenaran dari peristiwa tersebut, silahkan ikuti terus berita terbaru soal Pilkades Pamekasan melalui wwww.maduraexpose.com. [kom/fer]