Kapolres Bangkalan Beri Peringatan Keras Pengelola SPBU

0
504
KIRI: AKBP Alith Alarino Kapolres Bangkalan/ISTIMEWA.

Bangkalan (Maduraexpose.com)– Mengantisipasi terjadinya pelanggaran yang dilakukan oleh pengelola SPBU di wilayah kerjanya, Kapolres Bangkalan, Madura, AKBP Alith Alarino memberi peringatan keras agar penjualan BBM subsidi tidak dijual ke kalangan industri.

“Penyaluran BBM bersubsidi jangan dijual kepihak industri. Itu pelanggaran,” upesan AKBP Alith Alarino Kapolres Bangkalan, Madura saat melakukan sidak kesejumlah SPBU belum lama ini.

Dijelaskan Kapolres Alith, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) punya peran vital dalam kelancaran distribusi BBM ke masyrakat konsumen. Jika terjadi penyalah gunaan penjualan BBM bersubsidi ke pihak industri, tidak hanya merupakan pelanggaran, melanikan menjadi pemicu kelangkaan.

Pihaknya juga menyarakan agar pihak SPBU tetap menjaga ketersediaan BBM, karena kebutuhan masyarakat diprediksi meningkat disaat bulan suci Ramadhan.
“Pengusaha (SPBU) harus menyalurkan BBM sesuai peraturan yang berlaku dan izin yang dikeluarkan oleh pihak Pertamina,” tandasnya.

Kapolres Alith juga berpesan agar SPBU tidak menjual BBM alam bentuk jerigen ataupun drum ukuran besar. Hal itu, lanjutnya, agar tidak terjadi penimbunan oleh pihak oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Masyarakat banyak mengeluhkan stok pertalite sering kosong, akibat dampak harga pertamax naik. Ini harus diantisipasi oleh SPBU,” pungkasnya. [kom/fer]