Babinsa Koramil 0827/02 Kalianget Komsos di Balai Desa Karanganyar

0
430

Sumenep (Maduraexpose.com) – Babinsa Koramil 0827/02 Kalianget menghadiri kegiatan sosialisasi pembinaan Desa Tangguh Bencana yang bertempat di Balai Desa Karanganyar Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep, Senin (30/11/2020)

Turut hadir dlm giat tersebut Kades Karang Anyar bapak Suharto Hadi, SH, Babinsa Koptu Hendra, Bhabinkamtibmas Brigadir Lukman Arif Sugianto, Kepala BPBD Kabupaten Sumenep bapak Abd.Rahman Riyadi Beserta 5 Orang Anggota, Bidan Desa Karang Anyar ibu Elvina, Perawat Desa Karanganyar Ibu Sri Yanni, Perangkat Desa Karanganyar 7 orang, Tokoh masyarakat perwakilan tiap dusun 1 orang, Fasilitator BPN provinsi jawa timur Ibu Anin beserta 2 orang dan Ibu- ibu Perwakilan Pokja Desa karanganyar 4 orang.

Ibu Anin Tim Fasilitator BPD Provinsi Jawa Timur dalam sosialisasinya memaparkan ” kondisi geografis secara umum baik Desa Karanganyar maupun wilayah Kabupaten Sumenep, serta sisi kerawanan bencana yang kemungkinan terjadi, sekaligus kewajiban kita masyarakat menghadapi situasi bencana tersebut, sehingga masyarakat memiliki ketanggap segeraan, memiliki tingkat kewaspadaan dalam bersikap dan bertindak” ujarnya

Koptu Hendra Babinsa Koramil 0827/02 Kalianget usai kegiatan tersebut menyampaikan bahwa dirinya sangat mendukung sekali dengan adanya pembentukan desa tangguh bencana, sosialisasi tersebut sangat diperlukan bagi wilayah Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep yang memiliki beberapa kerawanan bencana, dengan sosialisasi dan pelatihan-pelatihan masyarakat dalam menghadapi bencana disekitarnya, tentunya akan meningkatkan kesadaran, kemampuan dan ketrapilan masyarakat apabila terjadi bencana”. tuturnya

Destana adalah Desa yang memiliki kemampuan mandiri untuk beradaptasi dan menghadapi potensi ancaman bencana, serta memulihkan diri dengan segera dari dampak-dampak bencana yang merugikan.

Sasaran dari Destana itu sendiri ialah masyarakat memiliki kesiapan untuk menghadapi bencana dan mengurangi resiko serta memiliki ketahanan. Di dalam kegiatan ini terlihat bahwa potensi ancaman bencana yang ada di Desa Serut adalah gempa bumi, tanah bergerak, longsor, bencana sosial, kekeringan, dan angin puting beliung.

“Kegiatan ini sangat mengapresiasi dilakukannya pembentukan Desa Tangguh Bencana tersebut, dengan terlatihnya relawan yang bersumber dari masyarakat setempat nantinya akan mempercepat langkah-langkah responsif yang diperlukan, mempercepat reaksi tanggap darurat, tidak lagi menunggu tim relawan dari BPBD dan TNI yang tentunya memerlukan waktu dalam pergeseran personelnya, apabila ada kejadian bencana alam”. tutup Babinsa Koptu Hendra. (*)

BAGIKAN
www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum