Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURAEXPOSE.COM– Kantor Bappeda Pamekasan terindikasi sebagai sarang mesum. Pasalnya ada dua oknum pegawai Bappeda Pamekasan tersebut menyalurkan nafsu bejatnya di salah satu ruangan yang ada di kantor Bappeda.

Sejumlah pemuda dan mahasiswa yang tergabung di forum pamekasan peduli (FPPP) kembali turun aksi setelah 1 minggu yang lalu Aksi terkait meminta agar kinerja bappeda di tingkatkan dan hari ini dengan dugaan indikasi oknom yang melakukan mesum.15/Nov/2017.

Saat Orasi berlangsung Korlap Aks Forum Pemuda Pamekasan Peduli (FPPP),Holid menyayangkan atas indikasi perbuatan yang dilakukan dua oknum yang berinisial R dan S pegawai Bappeda Pamekasan tersebut di tindak secara tegas.

“Kami Sangat menyayangan ketika Kantor Bappeda Pamekasan dijadikan sebagai tempat sperti itu. Padahal kita ketahui bersama bahwa Pamekasan ini adalah kota Gerbang salam, kota yang menjujung tinggi nilai-nilai ke-Islaman, jadi sangat ironis dan sangat memalukan,” katanya.

Lebih lanjut, Holid mengatakan bahwa pihaknya merasa kecewa atas apa yang telah diperbuat oleh dua oknum pegawai tersebut.

“Saya selaku aktivis yang sekaligus mewakili masyarakat Pamekasan sangat malu dan kecewa kepada Pemerintah Kabupaten Pamekasan, khususnya Kepala Bappeda Pamekasan. Kenapa hal itu bisa terjadi, itu tandanya Kepala bappeda lalai mengurusi karyawannya, ” tuturnya.

“Jika pegawainya berlaku senonoh seperti itu, maka jangan harap masyarakat Pamekasan akan menjadi baik. Yang punya jabatan saja sudah tidak becus seperti itu, ” imbuhnya.

Rahmat selaku sekretaris Bappeda pada saat menemui massa Aksi mengutarakan ” Lebih nyaman adik-adik mari kita diskusi di dalam ruangan, sehingga apapun yang ingin di sampaikam oleh adik-adik kami trima. Kemudian kepala Bappeda lagi di yogya sedang ada kegiatan”. Katanya.

Holid berharap, pemerintah tidak tinggal diam untuk mengusut kasus tersebut demi tegaknya keadilan serta untuk menjaga nama baik Pamekasan.

HotNews:  Babinsa Giligenting Hadiri Acara Selamatan di rumah Warga Binaan

“Saya harap pemerintah pamekasan bersikap Proaktif dan tegas terhadap semua ini, harus diusut dan jika perlu diberi sangsi berat dan tegas, Karena ini sudah mencoreng nama baik Kabupaten Pamekasan, kemudian kami akan menunggu tindak lanjut dari kepala bappeda setelah aksi hari ini. Dan kalau memang tidak ada kejelasan atau tindakan maka kami akan pelaporan ke pihak terkait” tandasnya.

(Bas/Irw/trs-mdr)