Nenek Siya, Warga Desa Soddara, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep, bertahan hidup di gubuk reot/MaduraExpose.Com
Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURA EXPOSE–Nenek Siya, begitu orang-orang di kampung memanggil perempuan malang, janda tua di Dusun Gaber Desa Soddara Kecamatan Pasongsongan, Sumenep tinggal di semak-semak belukar. Gubuk reot yang terbuat dari anyaman bambu berukuran sekitar 2,5 meter adalah tempat tidur, salat, dan sekaligus jadi dapur.

Perempuan yang berumur kurang lebih 70 tahun itu sekarang mulai melemah dan sering sakit. Ia tak punya keluarga, tidak punya saudara sekandung, dan tidak pula punya keturunan. Ia hidup sebatangkara dengan kondisi yang sangat memperihatinkan.

Terkadang, Nenek Siya ini bertahan hidup dengan bantuan sanak familinya. Meski ada orang yang peduli terhadap dirinya yang memberi makanan, Nenek Siya, tak ingin sepenuhnya melanjutkan sisa hidup dengan bergantung pada belas kasih orang lain.

Kesehariannya ia berjuang untuk mencari sesuap nasi dengan cara mencari kelapa jatuh di sudut kampung yang penuh dengan semak belukar. Entah sampai kapan, kesengsaraan nenek akan berakhir.

“Semoga ada perhatian dari pemerintah daerah di Kabupaten Sumenep,” ujar Rahman, salah satu warga Desa Soddara, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur kepada Madura Expose, Jum’at (17/06/2016).

[DFR/FER]