Widayanti: Silahkan Jadi Wanita Karir asal tidak Telantarkan Anak

0
827
Widayanti, Tanaga Pendidik (nomor 4 dari kiri)

Widayanti Rose, seorang guru asal Kaduarah Timur, Kecamatan Pragaan, Sumenep memberikan apresiasi positif dengan makin banyaknya kaum wanita atau perempuan yang terjun kedunia karir seperti menjadi pebisnis, karyawati, politisi dan  tenaga kerja maupun profesi lainnya.

“Apalagi di era sekarang sudah banyak tawaran pekerjaan untuk perempuan. Bahkan ketersediaan perempuan dalam suatu profesi pun menjadi syarat mutlak”, ujarnya kepada MaduraExpose.com, Jum’at 26 Juni 2015.

Makin besarnya peluang dunia kerja terhadap kaum wanita tersebut, diharapkan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin demi menata masa depan terlebih unttuk membantu menopang ekonomi keluarga.

“Dengan bgitu, perempuan tidak perlu canggung lagi dalam berkarir”, imbuhnya.

Bagaimana dengan wanita yang sudah bersuami? Menurut Widayanti, tak ada persoalan dengan perempuan yang sudah tidak lajang lagi. Namun sebagai umat Islam yang baik, diharapkan tetap berpedoman terhadap aturan-aturan yang ada, dimana seorang istri punya hak dan kewajiban terhadap keluarganya.

“Menurutku seorang istri boleh-boleh saja membantu ekonomi keluarga dengan bekerja sebagai wanita karier asalkan ada ijin dari keluarga (suami)”, paparnya panjang lebar.

Wanita berhijab ini yang juga alumni Pondok Pesantren Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep ini mengingatkan pentingnya seorang istri yang tetap mengedepankan kewaijbannya sebagai istri.

” Pekerjaan yang dijalani  wanita karir juga sebagiknya tidak menyalahi kodratnya sebagai perempuan. Dan yang paling penting adalah harus tetap bertanggung jawab penuh sebagai istri bagi suami sekaligus ibu dari anak2 kita”, pungkasnya.

(Ferry Arb)