Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

Tanjakan Layang yg berada diperbatasan antara Dusun Padatar, Desa Duko Kecamatan Rubaru dengan Desa Rajun Kecamatan Pasongsongan, Sumenep rusak parah. Tanjakan tersebut tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah setempat sehingga seringkali pengendara mengalami kecelakaan.Jalan tersebut merupakan satu-satunya akses menuju pasar Rubaru, Puskesmas dan Kota Suemenep.

Kondisi jalan poros desa yang menghubungkan antara desa Duko, Kecamatan Rubaru dengan Desa Rajun dan Desa Soddara Kecamatan Pasongsongan sangat memprihatinkan. Tidak hanya terlihat seperti jurang dan bergelombang, namun sudah rusak parah alias hancur.

Menurut warga setempat, rusakanya jalan tersebut akibat termakan usia karena sejak puluhan tahun tidak mendapatkan perbaikan dari pemerintah setempat.

Pantauan di lapangan, material jalan yang melintang ke arah selatan sepanjang kurang lebih 200 meter mulai kocar kacir. Akibatnya, sejumlah pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas di jalan tersebut. Sebab jika tidak, dipastikan akan jatuh. Maklum selain jalan itu licin karena genangan air, jalan itu juga dalam posisi tanjakan keras karena berada di lereng pegunungan.

Menurut Didik Fatlurrahman warga Desa Soddara, Kecamatan Pasongsongan, kondisi jalan itu menyebabkan sejumlah pengendara harus ekstra hati-hati. Sebab selain jalan tersebut merupakan jalan satu-satunya penghubung desa, juga sering memakan korban. ”Memang sepanjang sejarah tidak ada yang mati karena kecelakaan di sini, tapi kalau orang yang jatuh, itu sering terjadi,” ungkapnya.

Kata Didik, akibat rusaknya jalan itu sebanyak 8 pengendara roda dua terjatuh secara beruntun dalam waktu yanga sama. Bahkan, tidak hanya itu pengendara roda empat juga sering terjadi tabrakan karena kondisi jalan yang sangat licin. [dfr/fer]