Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

Reporter:Luthfiadi
MADURAEXPOSE.COM– Pembangunan hotel baru yang terletak di daerah Panglegur, Kecamatan, Kota, Kabupaten Pamekasan yang jaraknya sangat berdekatan dengan kompleks Taman Makan Pahlawan (TMP) Pamekasan menuai kontroversi dan menjadi sorotan banyak kalangan, termasuk dari kalangan aktivis setempat.

Pasalnya, pembangunan hotel baru yang sudah lama di diamkan warga tersebut, saat ini mulai dikerjakan dan sudah masuk pada separuh perjalanan. Dimulainya pembangunan hotel tersebut berawal sejak dibangunnya stadion Ratu Pamelingan yang telah difungsikan. Diduga kuat, dengan adanya bangunan itu kedepannya sangat dibutuhkan banyak hotel tiap kali menjalani liga kandang persepak bolaan di Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Banyaknya masukan serta diskusi kecil tentang bangunan hotel baru yang perlu dipertanyakan baik idzin bangunannya dan idzin operasionalnya.

Fauzy ketua suara pemuda dan masyarakat Pamekasan SPMP akan menanyakan keberadaan hotel tersebut yang saat ini sudah mulai dikerjakan.

” Saya akan tanyakan ini kepada pihak terkait baik perizinan atau BLH yang menangani idzin lingkungan,karena saya curiga sudah bertahun-tahun hotel itu dibiarkan,namun saat ini bangkit lagi. Padahal jika kita lihat,isu dari masyarakat isu pemilik hotel itu adalah pengusaha besar yang tak akan kewalahan dalam ke uannya,anehnya kenapa saat ini semenjak berdirinya stadion hotel tersebut dibangun?”, bebernya kepada Maduraexpose.com, Jum’at (03/02/2017).

Sementara Agus Mulyadi, Kepala Dinas Penanaman Modal Pemkab Pamekasan, yang menggantikan Amin yang sebelumnya menjabat sebagai kepala KPPT, saat di konfirmasi justru mengaku tidak tahu menahu terkait dengan berdirinya bangunan baru yang diduga untuk perhotelan tersebut.

“Saya tidak tahu,karena belum ada idzin masuk tentang pendirian hotel tersebut. Selama satu bulan saya berada disini, mungkin langsung tanyakan saja sama Kepala KPPT yang lama” ujarnya mengelak. [lut/fer]