Moh. Hosni didampingi Istri tercinta, Romhana Alifah, S. Sit ditanah suci Mekkah.

Sumenep, MaduraExpose.com- Beberapa waktu lalu, Direktur KRS Syafruddin Budiman memprediksi suara calon bupati (Cabup) dari kepulauan seperti Asazi Hasan dan Moh.Sahnan akan pecah menyusul adanya sosok Azis Salim Sabibi (ASS)yang hendak maju dari jalur independen, meski pada akhirnya tak terdengar lagi dipermukaan.

Ditengah meredupnya suara ASS, muncul sosok baru, yakni Moh.Hosni yang juga menyatakan siap mencalonkan diri sebagai cabup maupun cawabup menandingi dua tokoh asal kepulauan lainnya, yakni Asazi Hasan dan Moh.Sahnan.

Bahkan secara mengagetkan, Moh.Hosni mengklaim lebih mumpuni dalam mencuri hati para calon pemilih nantinya, terutama di daerah kepulauan. Tak tanggung-tanggung, Moh.Hosni mengaku sudah menyiapkan sedikitnya Rp 150 miliar untuk cost politik Pilkada Sumenep yang akan digelar KPU pada Desember 2015.

“Saya siapkan dana Rp 150 miliar untuk tim pemenangan Pilkada Sumenep. Mohon dukungan dan restu masyarakat Sumenep”, ujar Moh.Hosni saat berbincang dengan MaduraExpose.com.

Sementara Masduki, tokoh masyarakat kepulauan, mengaku sangat apresiatif dengan rencana Moh.Hosni yang hendak mewarnai percaturan politik Pilkada tahun ini.

“Kami akan melakukan koordinasi dengan elit partai PDI Perjuangan dan sejumlah parpol lainnya”, ujarnya melalui telpon genggamnya kepada MaduraExpose.com.

Sementara Edi Junaidi, tokoh masyarakat kepulauan Giligenting, mengaku masih perlu berpikir keras untuk menerjemahkan keinginan dari Moh.Hosni yang hendak bertarung diajang demokrasi tingkat daerah tersebut.

“Pak Hosni perlu lebih serius lagi. Paling tidak seperti yang telah ditunjukkan Achmad Fauzi. Syukur-syukur kalau dua tokoh muda ini bisa bersatu”, ujar Edy Junaidi yang juga ketua LSM Penegak Pilar Bangsa (PPB) Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu 9 Mei 2015.

(Fery/Red)