Ilustrasi/Dok.Maduraexpose.com
Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURA EXPOSE- Optimalisasi pihak managemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Moh. Anwar Sumenep, Madura, Jawa Timur dalam upaya mempermudah akses pelayanan kepada seluruh masyarakat terus dilakukan. Salah satu inovasi terbaru dan modern adalah dengan menciptakan mesin registrasi canggih yang diberi nama Anjungan Register Mandiri (ARM) mirip kartu ATM.

Mesin ARM ini sejatinya sudah diresmikan Bupati Sumenep pada tanggal 24 Oktober 2015 dan sudah difungsikan di Front Office guna memudahkan calon pasien mempercepat proses adaministrasi, terutama bagi pasien rawat jalan dengan penjaminan. [Berikut Cara Mudah Menggunakan Kartu ARM]

“Pada tahap awal, mesin ARM ini hanya melayani pasien rawat inap. Dan ini murni karya dari internal kami di RSUD H.Moh.Anwar, Sumenep, Madura, Jawa Timur, terang dr. Fitril Akbar, Direktut RSUD H.Moh. Anwar sumenep, Madura, Kamis (27/1/2016).

Fitril optimis, mesin ARM yang dirancang untuk registrasi calon pasien ini akan dikebangkan lebih luas lagi dan fungsinya tidak hanya berkutat bagi pasien rawat inap semata.

“Kedepannya diharapakan, mesin ARM ini juga bisa melayani pasien umum di RSUD H.Moh.Anwar Sumenep”, imbuhnya.

Pantauan Madura Expose di Front Office dr.H.Moh.Anwar, mesin ARM ini memiliki beberapa kelebihan dibandingkan registarasi yang dilakukan secara manual. Hingga tak heran, pihak rumah sakit mengklaim mesin ini sebagai terobosan baru mempercepat pendaftaran otomatis bagi pasien rawat inap.

“Insya Allah ini merupakan inovasi yang kami kembangkan dalam meningkatkan respon time pendaftaran. Sebuah langkah kongkrit, dan jika boleh kami bahasakan, sebuah wujud nyata dalam upaya kami melakukan optimalisasi di awal tahun 2016 ini”, terang dr.Fitril lebih detil.

Adapun kelebihan dari mesin ARM ini adalah membentuk sistem pelayanan baru yang menawarkan kemudahan dengan langkah cepat, tepat dan praktis. Menariknya, teknologi ini dihadirkan menjadi sebuah perangkat anjungan yang sangat memungkinkan bagi seluruh pasien untuk mendaftar secara mandiri.

[Ferry Arbania]