Ternyata Reuni 212 Juga Dirayakan di London dan dihadiri sekitar 60 warga Indonesia. Reuni 212 itu diadakan di Osmani Centre, London, Sabtu (2/12/2018) waktu setempat.

MADURA EXPOSE- Komunitas muslim Indonesia di London, Inggris menyelenggarakan kegiatan silaturahim menyambut Reuni 212. Reuni 212 di London itu bertemakan Hijrah.

Tujuannya untuk selain meningkatkan ukhuwah di antara warga Indonesia di Inggris, sekaligus mendukung Reuni 212 meskipun berada jauh dari Indonesia.

Tim panitia Kuspuji Dewi mengatakan acara Silaturahim Menyambut Reuni 212 di London dihadiri sekitar 60 warga Indonesia diadakan di Osmani Centre, London, Sabtu (2/12/2018) waktu setempat.

Kuspuji Dewi mengatakan acara dihadiri warga Indonesia yang berdatangan dari berbagai penjuru Inggris, ada yang tinggal jalan kaki hingga di Midhurst-West Sussex, sekitar 60 mil dari London.

Acara dibuka dengan nyanyian nasyid dan rebana dari Pengajian Annisa London pimpinan Ibu Fadhilah, kemudian diisi dengan ceramah oleh Abdul Basith melalui video call yang mengingatkan latar belakang Aksi Bela Islam yang terjadi pada 2 Desember tahun 2016.

Ia juga menjelaskan pentingnya kebersamaan di antara umat Islam, khususnya menghadapi keadaan di Indonesia saat ini. Sesuai dengan tema “Hijrah”, ia mengajak warga Indonesia untuk berhijrah menjadi umat yang bersatu dan mampu menegakkan agama Islam di tengah-tengah berbagai ujian dan perusakan moral di Indonesia.

Setelah Sholat Dzuhur berjamaah, peserta menikmati makan siang dengan saling berbagi berbagai lauk- pauk yang dibawa masing-masing. Acara kemudian dilanjutkan dengan bincang-bincang dengan Mbak Hanum Rais melalui video call yang menceritakan pengalaman dan suka duka dalam berhijrah dan berpesan bahwa hidayah itu harus diupayakan, bukan ditunggu.

Setelah Sholat Ashar berjamaah, melalui video call langsung di tengah persiapan Reuni 212 di Monas, Neno Warisman memberikan gambaran tentang kegiatan yang sedang terjadi di lokasi. Para mujahid dan mujahidah mulai memenuhi Monas dan ini memberikan rasa haru bagi jemaah di London, karena ingin bergabung bersama di Monas.

(Antara/Suara)