Foto-foto ini pernah hebohkan warga Sumenep dan mengundang kecaman dari berbagai kalangan termasuk mahasiswa (screenshot google Search)
Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

Maduraexpose.com, Sumenep- Tepat pada hari Selasa 12 Februari 2013 silam, sekitar 50 aktivis yang tergabung dalam Kesatuan Pemuda Mahasiswa Sumenep (KPMS), sengaja berunjuk rasa ke kantor Pemkab menuntut bupati Busyro Karim memberikan klarifikasi terkait kewenangannya membolehkan artis panas menceburkan diri di Taman Sare, Keraton Sumenep yang sejak jaman dahulu kala di sakralkan.

Mashari, yang saat itu bertindak sebagai korlap aksi dengan tegas menyoroti aksi mandi bareng Bupati dan Artis panas Ayu Azhari.

“Taman Sare itu tempat yang dikeramatkan warga Sumenep, karena berada di lingkungan keraton. Tapi kenapa dikotori oleh Bupati dengan ‘mandi’ bersama Ayu Azhari, seorang artis panas!” protes Korlap Aksi, Mashari seperti dilansir sejumlah media.

Begitu juga dengan isu nikah siri bupati, hingga detik ini belum ada klarifikasi dari pihak Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur. Malah saking kesalnya, para pengunjuk rasa yang juga terdiri dari kaum hawa itu sengaja membentangkan spanduk bernada kecaman.

‘Jangan kotori Tamansari’,

‘Perempuan bukan pemuas nafsu Bupati,

‘Busyro mundur Sumenep makmur’

Saat itu Abd.Kahir, selaku Setkab Sumenep secara diplomatis mengatakan, isu yang menyerang pribadi Bupati Busyro Karim itu, bisa jadi hanya sebatas informasi yang belum tentu dijamin kebenarannya.
“Soal mandi di Taman Sare, itu kan tidak hanya berdua. Ada ratusan orang yang ada disitu. Berendam di Taman Sare dilakukan Ayu Azhari untuk merasakan manfaat air Taman Sare yang dipercaya membuat awet muda,” terangnya kepada awak media saat itu dihalaman Pemkab Sumenep, Madura, Jawa Timur.

(ONC/mex/fer)