Di depan Masjid Agung inilah Konser Irwan, Finalis Dangdut Academy 2 Indosiar digelar hingga menyebabkan salah satu penonton wanita tersungkur dan meninggal saat hendak dilarikan ke rumah sakit terdekat (Dok/MaduraExpose.com)
Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

Sumenep, MaduraExpose.com- Tak hanya elit politikus yang bilang, jika kalangan bakal calon Bupati maupun bakal calon wakil bupati yang diuntungkan, saat mereka tidak ikut-ikutan secara vulgar memberikan dukungan terhadap salah satu Finalis Dangdut Academy 2 Indosiar sejak 4 bulan terkahir.

Bahkan Retno (40) seorang abang becak asal Jember yang sudah belasan tahun berdomisili di Kabupaten Sumenep juga bilang, moment Irwan tak selamanya menguntungkan bagi kalangan calon yang memberikan dukungan dari banyak hal. Menurutnya, masyarakat Sumenep sudah bisa membedakan kepentingan politik dan entertainment.

“Bisa jadi orang hanya mencintai Irwan sesaat karena promosi dahsyat dari penyelenggara hingga mampu menyedot warga dari etnis Madura secara berlebihan.Malah ada yang tersugesti mencari perhatian bintang dangdut itu dengan berkorban SMS dukungan secara berlebihan” ujar pria yang tempat tinggalnya tak jauh dari Posko salah satu bakal calon bupati Sumenep, Minggu 17 Mei 2015.

Meski dirinya sadar hanya seorang tukang becak, Retno berkeyakinan, pendatang baru Bacabup dan Bacawabup jauh lebih diuntungkan dengan kondisi saat ini, dimana beberapa bakal calon begitu antusiasnya mengawal peroleh suara SMS Irwan, meski sejak sepekan ini tetap terjungkal di posisi buncit 3 besar setelah Danang Banyuwangi dan Evi Masamba.

“Disaat banyak orang terfokus ke Irwan, banyak Bakal Calon Bupati memanfaatkan silaturahim dan suan kebanyak kalangan. Orang-orang akan luluh juga ketika hubungan emosional sudah terbangun begitu kuat. Apalagi pelaksanaan Pilkada tinggal menghitung bulan. Apalagi para calon ini sering turun langsung ke tokoh masyrakat dan kiyai yang nota bene alergi dengan hiburan kayak gituan”, imbuhnya.

(fer)