IlustrasiADMIN
Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

Tak Berdamai Dengan Takdir
Puisi Karya: Andika Purnomo

Senja pun hilang kini berganti malam
Bulan dan Bintang enggan menampakkan senyumanya
Namun bersama sinar lampu menemani
setiap langkah menusuri dengan harapan meraih mimpi

Harapan asah terbentang jauh,
jalan sukses inginku rengkuh,
impian Indah inginku raih
Namun tak tahu jalan yang harusku tempuh
jalan yang ku dapat begitu sesak
Apakah ku harus bungkam di saat keadaan
semakin banyak yang hanyut dalam kesengsaraan
Tapi aku pernah mendengar ocehan binatang
bahwa semuanya bisa di nilai.
Aku tidak akan berkata mana yang benar dan mana yang salah.
Aku menyadari bahwa aku tidak bisa berdamai dengan takdir

Biarkan cahaya lampu,
tiang listrik dan pot-pot pinggir kota ini menjadi saksi

–00–

Cinta Khayalan Ku Untukmu
Puisi Karya: Andika Purnomo

Di saat ku goreskan tinta di atas kertas putih itu
Ku lukiskan wajah indahmu itu
Ku putarkan lagu bertemakan cinta,
Kamar yang sempit dan berantakan ini bagaikan restoran berkelas
Cahaya yang begitu cerahpun seakan-akan berubah menjadi satu lilin di atas meja
Lukisan wajahmu ku bayangkan adalah dirimu
Kini malampun semakin larut
Matapun kini tak bisa ku buka
Entah bayangmu masih terlintas di pikiranku
Inginku sapa engkau lembut dengan salamku
Ku peluk erat engkau dengan do’aku
InginKu manjakan engkau dengan nada zhikirku
Sebagai tanda aku Menyayangimu.

Andika Purnomo, penulis berkelahiran sumenep tepatnya di pamolokan. Saat ini berstatus sebagai mahasiswa STKIP PGRI Sumenep. Aktif diorganisasi Intra dan Ekstra Kampus. Ia merupakan kader PMII STKIP PGRI Sumenep dan ketua umum UKM PI STKIP PGRI Sumenep.