Syah! Ra Mamak Cabup Sumenep, Ini Penjelasannya!

0
702
Ra Mamak Calon Bupati Sumenep dari PPPP/Istimewa

[vc_row][vc_column][vc_column_text]MADURAEXPOSE.COM, SUMENEP–Perebutan rekomendasi PPP untuk calon Bupati Sumenep dipastikan akan berbuntut panjang, meski sempat beredar rekom dari ponsel ke ponsel hingga media sosial.

Terbitnya rekom PPP untuk pasangan Fattah Jasin dan Ra Fikri penuh kejanggalan dan dinilai tak lazaim. Belum lagi jika mengacu kepada hasil Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) PPP Sumenep sebelumnya yang telah memutuskan KH Moh Shalahuddin A Warits (Ra Mamak) sebagai bakal calon bupati yang akan diusung dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) 9 Desember 2020.

Tak hanya Ra Mamak yang memberikan klarifikasi di media terkait perekoman yang mengarah kepada Fattah Jasin- Ra Fikri. Bahkan rekom yang beredar tersebut ditentang keras oleh Ketua Desk Pilkada DPC PPP Sumenep KH.Ahmad Salim. Menurutnya, hingga saat ini Ra Mamak masih sebagai ketua DPC PPP Sumenep.

“Sesuai hasil Rapimcab PPP Sumenep yang digelar beberapa waktu lalu. Ra Mamak diusung sebagai Bacabup Sumenep 2020-2025,” ujarnya kepada awak media di Sumenep kemarin.

Kiai Salim yang juga menjabat anggota DPRD Sumenep ini memastikan, bahwa mikanisme pencalonan ataupun pemberian rekom dipastikan tidak asal tunjuk alias asal rekom.
Salah satunya melalui tahapan pilkada yang menyesuaikan dengan hasil Rakorwil PPP Jawa Timur pada 11 Juni 2020.

Ada pun tahapannya adalah pendaftaran atau penjaringan bacalon pilkada hingga 30 Juni 2020 dan laporan rapimcab tentang pasangan bacalon beserta parpol koalisi hingga 11 Juli 2020.
Selanjutnya DPW PPP Jawa Timur akan melaksanakan verifikasi dan seleksi pasangan bacalon beserta parpol koalisi pada 14-25 Juli 2020.

Hasil verifikasi dan seleksi pasangan bacalon beserta evaluasi parpol koalisi itu dilaporkan ke DPP PPP pada 27 Juli hingga 15 Agustus 2020.

DPW PPP Jawa Timur dijadwalkan menyampaikan surat rekomendasi atau penetapan pasangan bacalon dari DPP PPP pada 18-31 Agustus 2020.

Setelah itu, DPC PPP Sumenep akan melaksanakan pendaftaran pasangan bacalon yang telah mendapatkan rekomendasi atau penetapan dari DPP PPP dan parpol koalisi ke KPU Sumenep pada 4-6 Setember 2020.

Pilkada Sumenep akan digelar pada 9 Desember 2020 dan saat ini masuk tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) calon pemilih. (eto/fer)

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]