Swedia Mulai Tetapkan Aturan Kerja 6 Jam

0
1066
Ist.blog Elvida Fitri Rahayu

Maduraexpose.com- Anda mungkin suka berbagai benda produksi Swedia. Pijat misalnya, bakso sampai toko peralatan rumah tangganya. Dan ‘produk’ terbaru dari Swedia ini pasti bakal jadi hal yang Anda suka juga dari Swedia.

Negara ini menerapkan aturan baru untuk aturan jam kerja. Pemerintah Swedia memberlakukan aturan yang bersahabat bagi pekerja, yaitu kerja selama enam jam. Jika biasanya dalam satu minggu pekerja punya jam kerja sampai 40 jam, kini jam kerjanya dipangkas menjadi 30 jam.

Namun ini baru berlaku di beberapa perusahaan Swedia. Meski demikian, sudah terbukti produktivitas dan semangat kerja karyawan jadi lebih baik.

“Alasannya adalah karena kami benar-benar peduli tentang karyawan kami. Kami cukup peduli untuk memberikan prioritas waktu mereka dengan keluarga, memasak, atau melakukan sesuatu yang mereka sukai,” kata CEO Perusahaan Brath, Maria Brath dikutip dari CNN. Perusahaan ini bahkan sudah memberlakukan aturan enam jam kerja sejak tiga tahun lalu.

Perusahaan Toyota Services di Gothenburg juga sudah mengalihkan waktu kerja menjadi enam jam sejak 13 tahun lalu. Hasilnya, mereka melaporkan adanya peningkatan laba yang tinggi dan staf yang lebih bahagia saat bekerja.

Perusahaan-perusahaan di Swedia, dari startups sampai perusahaan besar mulai bereksperimen dengan waktu kerja ini selama beberapa tahun terakhir.

Pemerintah Gothenburg memulai percobaan ini pada April 2014 dengan contoh pada perawat rumah sakit yang bekerja di shift pendek. Hasil penelitiannya akan keluar pada akhir 2016, namun sampai saat ini, hasil yang didapatkan adalah perawat tersebut berkurang lelahnya dan bekerja lebih efisien.

“Kerja delapan jam ini tidak akan efektif,” kata Linus Feldt, CEO Filimundus, pengembang aplikasi yang berbasis di ibukota Stockholm.

“Untuk bisa tetap fokus bekerja selama delapan jam adalah tantangan besar. Untuk mengatasinya, Anda akan mencampur hal-hal yang berhenti bekerja agar bisa kerja lebih maksimal. Namun dalam saat yang sama, kami kesulitan untuk mengatur acara dan kepentingan pribadi.”

Namun untuk melaksanakan jam kerja yang lebih pendek dengan baik, karyawan harus mengurangi bisnis pribadi mereka, misalnya mengecek akun jejaring sosial dan pertemuan tak penting juga harus dikurangi.

(chs/utw/CNN)