Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURAEXPOSE.COM–Sebanyak 50 orang yang direkrut oleh bidang pencegahan dan kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) pada tahun 2016, mengadukan nasib mereka kepada Bupati Tubaba.

Menurut Candra yono, warga Penumpangan, dirinya terpaksa melaporkan nasibnya ke Bupati setelah dua tahun pasca direkrut menjadi tim resceu oleh kepala bidang pencegahan dan kesiapsiagaan hingga saat ini tidak ada kejelasan status kepegawaiannya.

“Tolong nasib kami rescue yang tidak jelas dan ditipu oknum BPBD yang bernama Nur Budiman.

Dugaan kuat penipuan tersebut diperkuat setelah dirinya dan 49 rekannya tidak lagi diakui sebagai anggota tim resceu oleh kantor BPBD usai pergantian kepala badan.

Sebanyak 50 orang direkrut oleh Kabid Kesiapsiagaan yang waktu itu Nur Budiman, tapi kami sekarang tidak diakui oleh dinas BPBD yang sekarang,” tambahnya.

Hal sama juga diungkapkan Hepni, warga kelurahan Dayamurni saat di konfirmasi media membenarkan bahwa dirinya masuk dalam daftar 50 orang yang direkrut oleh kepala bidang kesiap siagaan BPBD Tubaba, dengan menyerahkan uang pendaftaran hingga puluhan juta rupiah .
” Saya sendiri Rp 14 juta, ada yang Rp45 juta hingga jual kaplingan untuk ikut mendaftar saat itu, kami sudah ngadep sekda tapi tidak ada kejelasan hingga saat ini, ” kata Hepni.

Sementara itu, Nur Budiman yang dikonfirmasi  media yang saat ini menempati jabatan baru di satuan Pamong Praja, melalui sambungan telepon mengakui hal tersebut namun belum bersedia untuk memberikan keterangan lebih lanjut. 

(gus/fer)