Sumenep,MaduraExpose.com- Bermula dari hal sepele, seorang siswa kelas I Madrasah Aliyah (MA) di salah satu Pondok Pesantren Lenteng, Sumenep di hajar sejumlah orang yang salah satunya diduga wali santri yang salah paham persoalan anaknya hingga memukul korban bersama dua orang lainnya hingga nyaris tewas.

Korban diketahui bernama Jsi (inisial) usia 17 tahun dan masih duduk dibangku kelas I MA Pesantren terkemuka di Kecamatan Lenteng, Sumenep, Madura.

Menurut keterangan saksi, korban dianiaya oleh salah satu wali santri yang yang tidak terima atas pengaduan anaknya. Korban di pukuli diareal kebun jagung tak jauh dari korban menunttut ilmu.

“Pelaku diduga salah satu wali murid ditemani dua orang dewasa lainnya saat memukuli korban”, terang saksi yang melihat kejadian tersebut seperti dituturkan keluarga korban. Rabu (29/10/2014) dini hari.

Kasus ini sudah dilaporkan ke Polsek Lenteng oleh pihak keluarga korban dengan harapan pelaku segera ditindak sesuai proses hukum. Pelaku diduga warga Desa Pore dan korban tinggal di Desa Meddelan Kecamatan Lenteng.

Sementara H. Parki, Kepala Desa Pore, Kecamatan Lenteng, saat dikonfirmasi mengatakan, kasus tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Namun dari pihak keluarga korban membantah sudah dilakukan mediasi damai.

“Sampai sekarang keluarga terlapor belum menemui kami. Dengar kabar, akan ada mediasi damai malam ini”, terang Rahman menirukan keluarga korban.

(fer/mex)