Siapa di Balik Suksesi Desk Pilkada Golkar Jatim

0
602

Surabaya (MaduraExpose.com)– Eskalasi politik dan Elektabilitas Partai Golkar di Jatim, tiba-tiba dalam bulan Agustus 2017 ini melejit naik.

Menariknya, bila ada tanya dari banyak pihak, baik muncul di jalur ekstern maupun intern. Siapakah, tokoh kunci suksesi di balik hal itu semua?

Hasil investigasi dan pemulungan info menunjukkan bahwa dua-tiga sosok tokoh Partai Golkar Jatim ditunjang total kaum jurnalis yang friendship.

Menurut H. Martono, SH MSi mantan Ketua Golkar Jatim ini, apa yang dilakukan oleh Partai Golkar Jatim di tengah panasnya eskalasi politik jelang Pilgub Jatim 2018 itu cukup jitu.

” Meski agak terlambat tapi efektif betul, dalam membuka ruang demokrasi buat publik, ” lontar Martono, sebagai tokoh kampus yang ditemui di Ubaya Tenggilis Surabaya, Jumat siang (25/8).

Adalah Sahat T. Simanjuntak, SH Sekretaris Golkar Jatim ini melobi dan meyakinkan jajaran maupun Ketua PG Jatim H. Nyono Suharli Wihandoko agar kenan membuka pendaftaran Cagub/Cawagub Jatim 2018.

“Saya harus meyakinkan beliau hingga larut malam, dan sebelumnya banyak pihak sudah melobi berminggu sampai berbulan,” papar Sahat yang juga Ketua FPG di Dprd Jatim ini.

Sahat T Simanjuntak (tengah) di antara tokoh Pamekasan, Madura….

Tokoh Soksi Jatim itu ditemui terpisah menambahkan, sebagai rasa tanggung jawabnya. Sahat atas perintah Ketua Nyono dibentuklah Tim Pilkada Golkar Jatim dengan motor Desk Pilkadanya H. Meulilla Osman Dkk yang alumni S2 UWK itu intens menggerakkan segala pranata dan MPO (Media Publik Opini) yang melibatkan sosok pemikir sekaligus komunikator pihak DPD PG Jatim dengan DPP PG H. Harun Alrasjid.

Namun paling dibanggakan, adalah peranan kaum Jurnalis dan gencarnya Medsos dan Media Elektronika.

“Sungguh, suatu dukungan yang sangat membanggakan dari peran media massa. Terima kasih,” tutur Nyono SW yang juga Bupati Jombang dan Ketua Soksi Jatim itu lewat hand phonenya, dan secara terpisah hal itu diamini Sahat bersama Tim Pilkada Golkar Jatim, di tempat lain.

Ya itulah, kata Martono lagi, suatu kinerja yang harus kompak dan tulus.

“Saya tidak bisa bayangkan, jika pola Pilgubnya ala Partai Golkar di Jatim ini running news selama 3 bulan lebih, niscaya populisme Golkar bertengger tertinggi,” celetuk Martono yang juga Seniornya Soksi Jatim ini.(MA)