HM.Hasan Hamid
Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURA EXPOSE–Dugaan adanya pungli selama PKL Taman Bunga berjualan di kawasan Adipura tersebut terus mencuar kepermukaan dan mengundang simpatik dari berbagai kalangan agar masalah tersebut diusut tuntas ke akar-akarnya, karena diduga melibatkan sejumlah oknum terkait.

Persoalan pungli ini mencuat saat aktivis anti korupsi melakukan audiensi dengan Wakil Bupati Achmad Fauzi, yang tetap sangat ngotot merelokasi ratusan PKL ke Lapangan Giling Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Tak hanya aktivis, bahkan HM.Hasan Hamid, salah satu tokoh masyarakat yang dikenal sangat dekat Said Abdullah, Anggota DPR RI ini mengutuk keras adanya pungli terhadap PKL Taman Bunga tersebut.

“Sangat perlu diperjelas siapa yang berani melakukan pungli PKL. Pelakunya harus dibasmi karena pelakunya lebih PKI dari PKI,” ujarnya melalui pesan singkat yang diterima MaduraExpose.com, Kamis Sore, (21/7/2016).

Ketua LSM Gerakan Anti Korupsi Indonesia meminta Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi yang pernah mengeluarkan statmen bahwa salah satu alasan merelokasi PKL Taman Bunga karena terindikasi adanya pungutan liar (Pungli).

Pernyataan Wabup itu menurut Farid Azziyadi, Ketua GAKI dinilai tak cukup bukti dan terkesan yang bersangkutan sangat tidak memahami substansi persoalan PKL yang sebenarnya.

“Pak Wabup pernah mengeluarkan statmen ada pungli di ranah PKL Taman Bunga. Saya berani debat publik dengan Wabup soal itu. Dan saya yakin beliu tidak akan berani menunjukkan bukti apapun. Karena hasil investigasi kami di lapangan, tiap bulan PKL itu bayar iuran,” tegas Farid Azziyadi, Ketua Gaki kepada Madura Expose [ferry]