Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURAEXPOSE.COM–Proyek pembangunan infrastruktur jalan di Desa Torjek, Kecamatan Kangayan (Pulau Kangean), Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, masih menunggu respon dari Perhutani.

Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sumenep, Ir. H. Edi Rasiyadi mengatakan, pembangunan infrastruktur jalan di daerah kepulauan tersebut tidak bisa dikerjakan sebelum ada partisipasi dari pihak Perhutani. Sebab, lokasi perbaikan jalan itu merupakan lokasi milik Perhutani.

“Kita kan mengikuti aturan, tidak serta merta melakukan pembangunan jalan. Apalagi melintasi kawasan lahan milik Perhutani. Ya menunggu respons, kalau disetujui akan langsung dikerjakan,”kata Kepala Dinas PU Bina Marga Sumenep, H. Edi Rasiyadi.

Ia mengakui jika kondisi infrstruktur jalan di Desa Torjek itu, seiring dikeluhkan oleh masyarakat setempat, karena rusak parah. Bahkan ketika musim hujan, jalan yang menjadi penghubung Kecamatan Kangayan dan Arjasa itu tergenang air dan lumpur.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini sudah ada respon dari pihak Perhutani,”ujarnya.

H. Edi mengungkapkan, pihaknya sudah mengirim surat ke DPRD setempat untuk dilakukan hearing bersama juga dengan Perhutani. Namun, surat tersebut hingga saat ini belum ada jawaban dari legislatif.

“Tanpa partisipasi dari Perhutani, pembangunan jalan di daerah Torjek tidak bisa dilakukan,”pungkasnya.

(sukab)

HotNews:  Jabatan Berakhir, Kades Pagar Batu Ucapkan Terimakasih Lewat Medsos