Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

Sumenep (MaduraExpose.com)– Tentara Nasional Indonesia (TNI) turut berduka cita dan prihatin atas musibah bencana alam gempa bumi yang melanda di dua kecamatan yang ada di Kepulauan Sapudi, sejak 11 Oktober lalu telah menelan 3 korban jiwa dan kerusakan yang cukup serius. Sabtu, (20/10/2018).

Bencana tersebut telah menghentikan aktivitas sehari-hari masyarakat bahkan sebagian besar masyarakat harus diungsikan dan tinggal dalam kondisi darurat. TNI terpanggil untuk meringankan beban masyarakat sekitar yang terdampak gempa melalui beberapa program kepedulian sosial.

Berbagai upaya tanggap darurat pada saat-saat genting setelah gempa masih berlangsung dilakukan oleh TNI bersama unsur terkait yakni memberikan pertolongan pertama kepada korban gempa, meberikan layanan kesehatan umum, pemberian makanan tambahan, pemulihan trauma untuk anak-anak, pendistribusian paket kebutuhan darurat kepada warga, yang lebih signifikan penanganan layanan jaringan komunikasi yang dibutuhkan terkait sulitnya jaringan.

Kegiatan yang direncanakan akan berlangsung selama 2 minggu di 2 titik diantaranya di Kecamatan Gayam dan Kecamatan Nonggunong. Kami berharap kondisi segera berangsur baik dan masyarakat dapat menjalankan aktivitas normal kembali,” ujar Kapten Catur Heri Wibowo selaku Danramil 0827/20 Sapudi”

Kodam V/Brawijaya menyiapkan beberapa langkah berupa penyiapan tim khusus guna memperbaiki kerusakan-kerusakan dari satuan untuk terjun langsung ke lokasi bencana yaitu Pasukan Yon Raider 500/Sikatan, Yon Zipur 5, Hubdam V/Brw, Bekangdam V/Brw, Zidam V/Brw guna mendukung dalam pelaksanaan tugas penanggulangan darurat bencana.

Dandim 0827/Sumenep letkol Inf. Ato Sudiatna selaku Dansatgas tanggap darurat bencana menyampaikan,
“Kami berharap berbagai upaya ini akan bermanfaat dan membantu masyarakat yang terdampak bencana agar mereka dapat segera melewati masa-masa sulit tanggap darurat serta masa-masa pemulihan setelah bencana, sehingga dapat segera hidup dan beraktivitas secara normal kembali,” ungkapnya.

Manakala diperlukan lagi tambahan personil untuk pembenahan serta pembersihan reruntuhan bangunan rumah warga yang roboh atau rusak tentunya akan kita siapkan sesuai kebutuhan, “imbuhnya letkol Inf. Ato Sudiatna”.

Patut kita syukuri dari kejadian-kejadian tersebut. Disamping itu telah kita himbau juga beberapa waktu yang lalu agar masyarakat mewaspadai bencana susulan yang mungkin bisa terjadi lagi terkait perubahan cuaca ekstrem yang signifikan di akhir-akhir ini,” pungkas Dandim 0827. (sur/fer)