http://www.policeline.co/

https://www.maduraexpose.com/news/surabaya/surabaya-expose/

Sumenep,Madura Expose–Diduga melakukan perlawanan saat hendak ditangkap polisi, Misnabi, DPO kasus pembunuhan Ali Rifai, Warga Desa Montorna, Kecamatan Pasongsongan, akhirnya meregang nyawa setelah diberondong tembakan petugas, sekitar pukul 11.30 wib, pada Selasa,10 Juli 2018.

“Sekiar pukul 11.30 WIB, anggota Resmob Polres Sumenep telah melakukan upaya paksa penangkapan terhadap DPO kasus pembunuhan ALI RIFAI, akan tetapi saat (tersangka) melakukan perlawanan sehingga dilakukan tindakan tegas,” demikian rilis yang diterima redaksi melalui bagian Humas Polres Sumenep, Selasa.

Tetsangka Misnabi (45 th) merupakan warga Dusun Parebeen, Desa Nyabakan Timur, Kecamatan Batang-Batang – Batang, Sumenep , Madura, Jawa Timur.

“Tersangka melakukan perlawanan dengan membawa senjata tajam berupa pisau sehingga petugas telah dilakukan upaya penindakan tegas dan terukur diawali dengan tembakan peringatan. Karena tidak dihiraukan, anggota Resmob mengarahkan tembakan ketubuh tersangka MD (meninggal dunia, Red)”,imbuhnya.

Sebelum menembak mati tersangka Misnabi, polisi telah meringkus tiga pelaku lainnya yang sudah mendapat putusan pengadilan Negeri Sumenep. Mereka adalah Ahmad riadi, 29 tahun, dan Zaini Bin Slamet. Keduanya Warga Desa Montorna, Kec. Pasongsongan – dan satu pelaku lainnya, yakni Suhabi, 35 Tahun, swasta, alamat : Dsn. Tobintang, Desa Nyabakan Timur, Kecamatan Batang -Batang, Sumenep

(res/fer)


loading...