http://www.policeline.co/

https://www.youtube.com/watch?v=DZIrFpWoaGs&index=2&list=LL8EqvtAP_0jsMbPwJr27RTA

MaduraExpose.com- Plt Ketua DPC Partai Demokrat (PD) Sumenep, Ach Iskandar optimis tawar menawar (bargaining) dalam perebutan kursi pimpinan komisi DPRD sangat mungkin.

Hal itu disampaikan saat ditanya tentang kemungkinan tertuttupnya peluang bagi anggota Fraksi partai Demokrat dalam perebutan kursi pimpinan komisi-komisi yang terus memanas dikalangan anggota dewan, terutama dilintas partai.

Bahkan Iskandar mempersilahkan semua kadernya yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Sumenep untuk melakukan konfirmasi terkait persoalan kosongnya kursi pimpinan komisi.

“Oh, nggak apa-apa kok, silahkan ke (fraksi demokrar) di DPRD lebih dekat”, kata Ach Iskandar, Plt Ketua PD Sumenep saat disinggung terkait kemungkinan Demokrat tidak kebagian kursi pimpinan komisi.

Sebelumnya, nama Ahmad Jasuli, anggota Fraksi Demokrat Dapil 3 yang meliputi Ganding, Guluk-Guluk sempat disebut-sebut sangat layak menempati jabatan sebagai Ketua Komisi D.

“Yang mau dipersoalkan apanya. Lha kalau menyangkut masalah anggota fraksi Demokrat silahkan Anda konfirmasi ke teman-teman DPRD lebih dekat”, imbuh Iskandar melalui sambungan telpon selulernya.

Anggota DPRD Jawa Timur asal Sumenep ini menganggap permasalahan mengenai perebutan kursi pimpinan komisi-komisi masih belum selesai alias belum final.

“Oleh karena ini masalah politik, maka upaya pendekatan atau bargaining politik pasti terjadi dan masih berlangsung”,timpalnya.

Untuk diketahui, kewenangan Joni Tunaidy tunaidi, Ketua DPC Demokrat Sumenep resmi ‘dilucuti’ setelah turunnya SK dari DPD Partai Demokrat Jawa Timur dengan Nomor 01/SK/DPD.PD/DPC/VI/2014, tentang pengangkatan Pelaksana Tugas Ketua/Plt/Dewan Pimpinan Cabang PD Sumenep.

SK tersebut diterima DPC Demokrat Sumenep pada Selasa 23 Juni 2014 lalu.

(Fer)


loading...