Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURAEXPOSE.COM– sudah satu tahun lebih keberadaan PKL eks. PJKA Tapsiun masih belum tertata dengan rapi dan terkesan dibiarkan dalam oleh pihak pemerintah dan asosiasi yang menaungi,sehingga janji manis yang lontarkan saat sosialisasi hanya jadi janji serapah. Senin (20/3/17)

Pasalnya janji yang dilontarkan saat sosisalisasi menjadi pelaku usaha PKL tertarik, namun sampai saat ini janji tersebut hanya menjadi gunjingan bagi para PKL yang merasa tertipu dengan janji manis pemerintah dan asosiasi PKL seperti, Akan disediakannya tenda,akan disediakan lampu dan Lamak,tapi tidak pernah ada satupun yang terealisasi.

Sementara ini selain berkembangnya isu pembodohan, Juga bermunculan beberapa polemik dibawah, yakni ada satu Kartu Keluarga atau KK mendapatkan lebih dari satu los, keberadaan Musik yang melebih batas waktu yang ditentukan, Berdirinya los yang tertutup berpotensi menimbulkan dampak negatif, penataan yang kurang baik menimbulkan perekonomian PKL menurun, jatah tempat duduk, dan akses masuk serta parkir sepeda bagi pengunjung kurang diperhatikan.

Samhari, selaku Pedagang Kaki Lima (PKL) merasa diperlakukan secara tidak adil dan di iming-imingi janji palsu membuat samhari merasa kecewa, selain janji-janji yang dijanjikan tidak ditepati serta merasa kecewa dengan penataan yang tidak terkonsep sehingga tidak memikirkan kondisi dalam jangka panjangnya.

” Saya merasa kecewa mas, setelah dilakukan secara tidak adil, seakan-akan rakyat kecil hanya dijadikan bola pingpong, padahal semua ini saya bekerja juga untuk hidup dan memenuhi kebutuhan sehari-hari”.tegasnya

“Dan saya merasa kecewa dengan tindakan pemerintah dan pihak asosiasi yang membiarkan janjinya sebagai janji palsu, sampai saat ini belum terpenuhi, sehingga pendapatan kami sedikit apalagi saat musim hujan seperti sekarang, otomatis pendapatan saya dan yang lainnya menurun, bahkan kadang tidak dapat apa-apa”. Tutupnya

HotNews:  Rumah Dan Meubel Terbakar di Pamekasan

Alwi Bek mantan skretaris daerah saat dikonfirmasi oleh maduraexpose.com sebelum dimotasi, menyatakan semuanya sudah dikordinir Dinas Koperasi dan APKLi jadi koordinasinya langsung ke pihak terkait.

“Itu sosialisasi dan penataannya dilakukan oleh dinas koperasi dan APKLi jadi konfirmasinya langsung ke yang bersangkutan”. Tegasnya

” Seandainya sampean yang jadi Sekda dik (sambil memegang kepalanya )”. Pungkasnya saat dikonfirmasi oleh maduraexpose.com [*]

Reporter : Luthfiadi