Pengusiran MUI Sumenep Berpotensi Kesenjangan Ulama dan Umaro’

0
562

Sumenep, MaduraExpose.com- Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbud) kabupaten Sumenep,mengusir dan mengambil paksa kantor MUI yang sudah bertahun-tahun ditempati.

Pengusiran dan pengambilan kantor MUI oleh dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda Dan Olahraga (Disparbud) kabupaten Sumenep, berdasarkan surat yang dilayangkan ke MUI tertanggal 27 mei 2015,yang didalamnya berisi, bahwa kantor MUI dianggap tidak layak pakai dan mengganggu pengunjung wisata Kraton Sumenep mengingat kantor MUI berada di kawasan Museum Kraton Sumenep.

selain itu kantor MUI merupakan aset Pemerintah Daerah dan akan dikembangkan menjadi Pusat Sarana Informasi Pariwisata (TIC) kabupaten Sumenep.

Abdul Wahab pengurus MUI Sumenep mengatakan,pihaknya terpaksa berkemas memindahkan semua barang-barang aset milik MUI. Persoalan ini dibantah oleh Sofianto, Kepala Disbudparpora Sumenep, Madura, Jawa Timur.

“Kami diminta angkat kaki dari kantor MUI ini oleh Disbudparpora karena dianggap mengganggu”, ujarnya kepada awak media.

Sementara Kidemang dari Sumekar Network berpendapat, pengusiran terhadap MUI Sumenep itu bisa berpotensi menimnbulkan kesenjangan antara Ulama dan Umaro.

“Masalah ini (pengusiran MUI, Red) sangat berpotensi terjadinya kesenjang antara Ulama dan Umaro yang selama ini terjalin dengan baik”, ungkapnya kepada MaduraExpose.com, Sabtu Malam (6/6/2015)

(m2d/fer)