Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURAEXPOSE.COM–idak disangka, akibat postingan videonya yang ternyata isinya bohong (hoax) di akun media sosial (Medsos) Facebook, AM (30), warga Kelurahan Bangselok, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terpaksa berurusan dengan aparat kepolisian.

Pemuda asal Sumenep ini, ditangkap petugas Jumat (24/3), lantaran terbukti membagikan sebuah video seorang wanita yang digambarkan pelaku penculikan anak di Sumenep, dan lehernya sudah dilukai ke salah satu group media sosial Facebook.

“Kami amankan AM, karena dinilai memberikan informasi bohong (hoax) berupa video yang suaranya diisi dengan bahasa Madura. Padahal video tersebut adalah dari luar,” kata Kapolres Sumenep AKBP H Joseph Ananta Pinora.

Dari hasil pemeriksaan pemeriksaan polisi, AM mengaku mendapatkan video tersebut dari beranda FB milik akun bernama Andre Bohay, kemudian tersangka share video tersebut ke salah satu group FB dengan tujuan untuk mengingatkan rekan – rekannya agar lebih waspada.

“Pengakuan AM begitu, tujuan share video tersebut adalah untuk mengingatkan rekan-rekannya di group FB itu,” paparnya.

Namun karena postingan video tersebut mendapat banyak tanggapan dari para anggota di grup itu, dan dikhawatirkan akan menimbulkan keresahan, dan dapat mengganggu ketenangan masyarakat, maka yang bersangkutan terpaksa ditangkap.

Meski begitu, pihak kepolisian hanya akan memberikan teguran serta meminta yang bersangkutan membuat surat pernyataan, tidak mengulangi perbuatannya lagi.

“Kami hanya memberikan pembinaan saja, akan tetapi jika yang bersangkutan mengulangi perbuatannya lagi, langsung kami jerat dengan Undang – Undang Informasi dan Transaksi Elektronik,” pungkasnya.

(kris/din)

HotNews:  Serobot Lahan Perhutani, Proyek Lingkar Utara Sumenep Dihentikan Paksa