Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURA EXPOSE—Pembunuhan sadis atau lebih tepat mutilasi terhadap seorang pria yang belakangan diketahui penduduk Dusun Tanunggul, Desa Torbang, Kecamatan Batuan, Sumenep, ditemukan dalam terpotong-potong bagian tubuhnya di sebuah pembakar batu phospat dalam kondisi membusuk.

Pria yang ditengarai jadi korban mutilasi ini, saat ditemukan sudah membusuk tanpa baju, tanpa identitas pada Minggu 24 Agustu 2014 silam itu cukup menggegerkan warga Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Korban mutilasi ini pertama kali ditemukan oleh seorang pencari rumput bernama Misti (45) . Ia lantas menceritakan apa yang dilihatnya itu kepada warga sekitar, jika ada potongan mayat tergeletak dalam kondisi membusuk tanpa kepala dan kelaminnya dalam kondisi terpotong. (((((((((Penting dibaca: Korban Mutilasi Desa Torbang Terungkap.]]]]]]]]

Mayat yang diduga jadi korban mutilasi itu ditemukan Misti disebuah jurag bekas galian batu pospat. Awalnya dia mengaku tidak menyangka saat melintas ditepi jurang itu, namun hidungnya tiba-tiba mencium bau menyengat yang sangat hebat semirip bangkai hewan yang membusuk. Begitu Ia melongoh kedalam jurang yang menjadi sumber bau busuk itu, dirinya tersentak kaget setengah mati. Betapa tidak, pandangan matanya tertuju terantuk sesosok tubuh manusia yang sudah penuh lalat.

Dalam hitungan menit, Ketua RT dan perangkat desa sudah tiba dikubangan batu, tempat korban mutilasi membusuk. Warga desa yang lainnya pun ikut menyesaki tempat itu karena penasaran mendengar ada berita temuan mayat.

Sekretaris Desa Torbang, A Badri Munfarid yang dihubungi wartawan saat itu langsung menghubungi Polsek Kota terkait ada temua mayat dikubangan batu di Desa Torbang.

‘’Kami baru bisa mendekat ke lokasi penemua mayat setelah anggota polisi dan petugas RSUD Moh.Anwar Sumenep melakukan evakuasi mayat tersebut,”ujarnya.

Sebelumnya diberitakan MADURA EXPOSE, Minggu (24/08/14), warga Dusun Tanunggul, Desa Torbang, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa kepala dan alat kelamin, di jurang bekas galian batu phospat. Kondisi mayat tanpa identitas itu saat ditemukan telah membusuk. Berselang sehari, kepala korban juga ditemukan tidak jauh dari lokasi penemuan mayat. Namun alat vital korban yang diduga sengaja dipotong, belum diketemukan.

Berdasarkan pengakuan Rosita (45) warga Desa Torbang, Korban mutilasi tersebut diyakini merupakan suaminya, yakni Ahmad Dafir (47), yang hilang sejak 5 hari sebelumnya. Dirinya yakin karena sangat mengenali bagian tubuh atau ciri-ciri yang melekat pada suaminya, terutama dibagian paha,dada dan kuku korban yang diduga kuat jadi korban mutilasi. [Ida/fer/*]