ist/net

SUMENEP, MADURA EXPOSE—Pasca terciumnya Camat Masalembu yang rajin mangkir dari tugas-tugasnya seperti disampaikan Wakil Ketua DPRD Sumenep Moh Hanafi, kini giliran para Guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dicibir.

Nurul Hamzah, anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS) malah menuding Dinas Pendidikan (Disdik) setempat telah melakukan pembiaran terhadap kalangan PNS Guru di kepulauan yang tak masuk kerja alias membolos.
“Pembiaran terhadap bolosnya kalangan PNS guru itu sama halnya dengan tindak kejahatan intelektual”, terangnya kepada awak media.

Nurul menjelaskan, dirinya berani memberi cap Disdik melakukan tindak kejahatan intelektual, karena selama kesannya tidak pernah ada tindakan tegas kepada para para pengajar yang sengaja membolos dengan alasan cuaca dan trasportasi laut itu.

Dilanjutkan Nurul, apa yang disampaikan pihaknya bukan sekedar fitnah murahan, melainkan sebuah fakta berdasarkan hasil penelusuran langsung DPKS ke sejumlah sekolah di kepulauan Sumenep, Madura, Jawa Timur.

“Ini fakta lho, bukan opini. Dan sekali lagi kami katakan, ini kejahatan intelektual yang sudah tersetruktur dengan rapi”, pungkasnya. [F79/fer]