MADURAEXPOSE.COM- Dewan Perwakilan Rakyat DPRD  komisi 3 Pamekasan laksanakan kunjungan kerja dijalan Peltok,Ds. Blumbungan, Kec. Larangan Kab. Pamekasan, kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin DPRD Komisi 3. Kamis ( 03/8/17)

Pasalnya di desa peltok tersebut saat ini lagi dilakukan pengerjaan Pelebaran jalan dan saluran sepanjang 2000 meter. Namun saat diketahui adanya PDAM yang tertanam dengan kedalaman 65 CM, pihak kontraktor merasa kaget.

DPRD Komisi 3,Rida’i mengungkapkan adanya Pipa PDAM tersebut sudah melanggar aturan dan tidak sesuai dengan aturan dati kementruan Pekerjaan Umum ( PU ).

” sarana utilitas seperti Pipa,Jaringan kabel telekomunikasi,Listrik dan lainnya harus tertanam 1,5 M, sesuai dengan peraturan kementrian Pekerjaan Umum ( PU ), bukan 65 CM Jadi hal tersebut sudah jelas melanngar peraturan kementrian Pekerjaan Umum”.Tegasnya


“Aturan tersebut harus dipatuhi oleh semua pihak. Karena, jika sewaktu-waktu ada perbaikan jalan atau saluran tidak mengganggu”, tutup Rida’i yang juga pegiat partai merah putih tersebut

(Luthfiadi/Arbania)