Korban jambret penunggang motor Vixion menjalani perawatan medis di RSUD Sumenep, Jawa Timur.
Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURA EXPOSE–Penjambretan kembali terjadi di Wilayah Hukum Polres Sumenep dan hal ini dinilai banyak kalangan sangat memalukan karena sudah terjadi berulang-ulang sepanjang tahun 2016 tanpa satupun pelaku yang berhasil dibekuk oleh aparat kepolilsian setempat.

Kali ini, korbannya malah satu keluarga, yakni Busani (50), Desa Sadulang, Kecamatan/pulau Sapeken, Ita (24) dan Desi (11), keduanya warga Desa Aeng Baje Kenek, Kecamatan Bluto, Sumenep.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, saat kejadian, pelaku beraksi dengan mengendarai speda motor Vixion warna putih yang membuntuti korban dari belakang di kawasan Jalan Raya menuju terminal Arya Wiraraja Sumenep.

“Saya kan naik motor, lalu diterjang dan terjatuh. Jambretnya dua orang dan kabur naik motor vixion putih,” terang salah seorang korban, Busani (50), kepada awak media kemarin.

Ulah jambret jalanan ini membuat korban mengalami luka serius dibagian lengan,jidad, kaki hingga harus dilarikan ke Rumah Sakit dr H Moh Anwar Sumenep untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Sementara korban ita mengaku kehilangan uang sebesar Rp 600 ribu, yang dibawa kabur penjambret yang mengendarai sepeda motor Vixion tersebut.

Kasus ini sudah tercium aparat kepolisian setempat dan dibenarkan oleh bagian Humas Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur. [red]