Miskin Transportasi Laut, Mobil Mewah diangkut Pakai Perahu

0
758

Sumenep, MaduraExpose.com- Entah sampai kapan angkutan laut trayek Kalianget – Kepulauan bisa teratasi hingga membuat calon penumpang merasa aman dan kebutuhan sehari-hari bisa terpenuhi tanpa harus menunggu waktu lama hanya untuk sekedar menunggu jadwal kapal yang membosankan.

Miskinnya sarana angkutan laut inilah, tak jarang membuat pemilik mobil mewah harus menyews perahu jutaan rupiah hingga ketempat tujuan.

Transportasi laut yang sangat terbatas kewilayah kepulauan Sumenep ini merupakan lagu lama dan klise, bahkan sudah bisa ditebak, warga lagi-lagi harus gigit jari, terutama bagi pemilik kendaraan roda dua dan empat sudah dipastikan harus mengeluarkan tambahan biaya angkutan.

Pasalnya, sejauh ini, kebanyakan kapal perintis hanya melayani pengangkutan penumpang dan barang seperti sembako. Sedang kapal yang biasa melayani penumpang hanya kapal Dharma Bahari Sumekar (DBS) I dengan jadwal pelayaran sangat terbatas.

Sementara kapal printis seperti KM Express Bahari maupun KM Sabuk Nusantara hanya melayani trayek Masalembu, Sapeken dan Kangean. Untuk trayek Pulau Sepudi, Giligenting dan ratusan pulau kecil lainnya tidak pernah tersentuh oleh kapal milik pemerintah daerah tersebut.

“Akibat terbatasnya sarana transportasi laut ini, banyak wanita hamil yang hendak melahirkan meninggal ditengah laut”, ujar Farhan, warga Pulau Sepudi, Sumenep, Jawa Timur saat berbincang dengan MaduraExpose.com. Jum’at 3 April 2015.

 

(M2D/FER)