Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURAEXPOSE.COM- Akhir tahun 2010 silam,warga Sumenep diguncang dengan beredarnya video mesum bertajuk “Keraton Bergoyang”.

Saat itu kepolisian dibawah kendali Kapolres Sumenep AKBP Susanto.Anehnya,publik masih mengaku penasaran siapa sebenarnya pemeran dalam video yang dinilai telah merusak citra kiai dan maayarakat setempat yang selama ini dikenal agamais.

untul mengingatkan memori silam yang sempat meresahkan tersebut,berikut cuplikan beritanya yang dilansir MaduraExpose.com dari situs resmi detik
com tanpa dilakukan edit aedikitpun.

Video Mesum ‘Keraton Bergoyang’ Hebohkan Sumenep

Sumenep – Tak hanya warga Malang yang dihebohkan dengan video mesum. Sumenep, Madura saat ini digegerkan dengan video mesum yang diduga diperankan warga setempat. Video mesum yang tersebar dari handphone ke handphone terdapat dua versi.

Versi pertama, berdurasi 4 menit 28 detik dengan menggunakan busana lengkap. Dalam video ini terlihat adegan ciuman antara kedua pemeran. Video lain berdurasi 25 menit 9 detik. Pemeran video mesum ini terlihat telanjang bulat dengan posisi laki-laki di atas. Video itu berjudul \\\’Keraton Bergoyang\\\’.

Kamar yang digunakan mirip kamar hotel di Jalan Trunojoyo Sumenep dengan menggunakan sprei warna putih dan gorden warna merah. Dalam rekaman itu, posisi laki-laki di atas dan diakhir permainan perempuan diminta duduk sehingga wajahnya terlihat jelas di kamera.

Postur tubuh keduanya terlihat tambun. Warna kulit perempuan lebih putih. Hasil gambar video tersebut terlihat nyaris sempurna.

Informasi yang dihimpun, perempuan dalam video mesum itu berstatus guru di lembaga pendidikan sekolah dasar dan sudah bersuami. Beredarnya video itu, membawa keprihatinan dari Ketua DPRD Sumenep, Imam Hasyim.

\\\”Tidak seharusnya ada warga yang bermain mesum. Apalagi sampai menyebar di masyarakat. Sebab, Sumenep ini dikenal dengan banyak kiai dan kota santri,\\\” ungkapnya,

Sementara itu, Kapolres Sumenep, AKBP Susanto mengatakan saat ini pihak sedang melakukan penyelidikan terhadap peredaran video mesum itu. \\\”Saya sudah membentuk tim untuk mengungkap siapa pelakunya,\\\” kata Susanto pada wartawan di ruang lobi Polres Sumenep, Rabu (29\/12\/2010).

Dia meminta waktu tim tersebut bekerja, sehingga semuanya bisa jelas dan terungkap. \\\”Biar tidak jadi fitnah. Kasus ini perlu pengumpulan barang bukti,\\\” pungkasnya.

(wln/wln)