Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURAEXPOSE.COM– Apes bagi Rendy Handian Putra, warga Perumahan Sumekar Asri Jl. Cendana Gg. III nomor 6 Desa Kolor, Kec Kota Sumenep, yang terpaksa berurusan dengan polisi, Senin (25/9/2017).

Pemuda yang bertugas sabagai Satpam Pasar Anom Baru Sumenep itu, terpaksa diamankan petugas Satreskoba Polres setempat, lantaran ketahuan jualanan sabu, di area terminal Arya Wiraraja Sumenep, sekitar pukul 22.00 Wib.

“Barang bukti yang diamankan 1,71 gram sabu,” kata AKP Suwardi, Kasubag Humas Polres Sumenep, Selasa (26/9/ 2017).

Menurutnya, penangkapan itu berawal dari informasi masyarakat pada malam itu Rendy akan melakukan transaksi sabu di Desa Kolor. Setelah dilakukan penyelidikan diketahui terlapor berada di sekitar terminal. Pada saat itu langsung dilakukan penangkapan.

Setelah dilakukan penggeledahan ditemukan gulungan isolasi warna hitam yang didalamnya berisi tiga poket/kantong plastic klip kecil berisi Narkotika. Perinciannya satu kantong plastik berisu ± 0,74 gram, 0,50 gram, dan berisi 0,47 gram sabu.

“Oleh tersangka, barang buktinya diletakan dillipatan celana bagian bawah sebelah kanan. Dan setelah dilakukan pemeriksaan, tersangka mengakui jika barang haram itu miliknya,” papar Suwardi.

Oleh sebab itu, tersangka langsung digelandang ke Mapolres Sumenep untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Selain mengamankan barang bukti sabu, Polisi juga mengamankan sobekan Isolasi warna hitam sebagai bungkus sabu, satu buah HP merk Samsung warna Gold, satu unit sepeda motor merk Honda Vario Techno warna putih No. Pol M-3434-XB. Saat ini Rendy telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Kasus ini masih kami dalami, termasuk dari mana dia memperoleh barang tersebut,” jelasnya.

Atas pebuatannya Hendy dijerat dengan pasal 114 ayat (1) sub. Pasal 112 ayat (1) Undang-undang nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

HotNews:  Mahasiswi Bangkalan Dibegal

(Ita/die)