Memalukan, Pegawai KUA Pungli Rp 600 Ribu

0
583

Sumenep (MaduraExpose.com) – Terbongkarnya dugaan pungutan uang liar (Pungli) oleh oknum pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Batang-batang, Sumenep membuat anggota DPRD setempat berang dan meminta kasus tersebut ditindak tegas.
Kasus itu mencuat, saat pasangan suami – istri (pasutri) yang hendak melangsungkan akad nikah yang oleh oknum KUA tersebut dimintai uang sebesar Rp. 600 ribu. Tak ayal persoalan ini mencuat kepermukaan hingga sampai ketelinga anggota dewan.
“Pungutan itu jelas tidak boleh dengan alasan apapun. Aturannya sudah jelas kok”, terang Syaiful Bahri, anggota DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Politisi asal Kecamatan Pasongsongan ini mendesak pihak Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep menindak tegas oknum KUA yang melakukan pungli tersebut.
“Oknum itu harus ditindak tegas oleh Kemenag”, timpalnya lagi mengingatkan dengan keras. (maf/fer)