Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

Sampang (maduraexpose.com) – Ratusan massa dari Lembaga Swadaya masyarakat (LSM) Madura Development Watch (MDW) melakukan aksi turun jalan ke kantor Pendidikan Kabupaten Sampang, dengan tema Selamatkan Dunia Pendidikan Dari Mafia, (3/3/2015).
Sampang-demo-disdik#Aksi unjuk rasa aktivis MDW Sampang (Foto:MaduraExpose.com)

“Sebetulnya MDW tidak mau melakukan demo kayak begini, akan tetapi, pada saat anggota MDW bersama ketua mau ketemu atau berkoordinasi kepada Kepala Dinas Pendidikan, Heri Purnomo tentang permasalahan-permasalahan di lingkungan Disdik Sampang, beberapa hari lalu tidak ditemui, itu yang membuat jengkel MDW”, ungkap salah satu anggota MDW yang tidak mau di expose namanya, saat dihubungi Maduraexpose.com di lokasi demo.

“Pemicunya beberapa waktu lalu beberapa anggota MDW mau ketemu Pak Heri (Kadisdik), kata stafnya bapak masih ada tamu, di suruh menunggu, selang beberapa jam, pak heri tidak ada, kan aneh..!!! Bapak tidak ada, kata stafnya,” tukasnya.

Sementara Ketua MDW Tamsul dengan lantang memberikan orasi-orasi yang sangat pedas di depan Kantor Disdik Sampang yang di kawal aparat keamanan dari Polres Sampang, Jawa Timur.

Dalam orasinya Tamsul meneriakkan permasalahan-permasalahan yaitu banyak oknum di Disdik melakukan pungli dan pemotongan tunjangan profesi guru dan tunjangan guru terpencil, yang banyaknya ribuan guru di Kabupaten Sampang sehingga kalau di kalikan jumlahnya mencapai milyaran rupiah.

“Dan lagi maraknya adanya promosi jabatan yang di jual belikan dan ada juga mutasi dengan nuansa duwit,” tudingnya.

Tamsul juga meminta Kepala Disdik segera dipecat dan posisi jabatan Kabid Tendik juga digeser, termasuk mengganti pengawas nakal.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampangberani menemui massa pengunjuk rasa. Informasi yang di ranggkum Maduraexpose.com, Heri Purnomo sedang ada acara di Surabaya.

(Ms/fer)